
ilustrasi pengemis di jalanan.
JawaPos.com - Razia gembel dan pengemis terus digalakan oleh Dinas Sosial (Dinsos) dan Satpol PP Kotawaringin Timur.
Dalam razia itu, aparat kembali menangkap ibu dan anak yang mengemis di kawasan Ikon Jelawat, Selasa (20/6).
Ini bukanlah kali pertama ibu dan anak itu tertangkap petugas. Meski sering ditangkap, mereka ternyata tidak kapok.
Saat ditangkap, si ibu mengambil handphone dan langsung menghubungi kerabatnya.
Pemandangan itu sangat janggal. Sebab, si ibu memiliki penampilan lusuh. Petugas mencurigai mereka memang menjadikan mengemis sebagai profesi.
Sekretaris Dinsos Kotim Mahmudi menuturkan, razia kali ini sudah menjadi program Dinsos untuk menertibkan gepeng agar Kota Sampit bebas pengemis yang dianggap meresahkan.
“Karena dalam Perda Kotim Nomor 19 Tahun 2002 dan Nomor 3 Tahun 2008, siapa saja orangnya bisa dikenakan tipiring (tindak pidana ringan) dengan hukuman enam minggu atau satu setengah bukan kurungan,” kata Sekretaris Dinsos Kotim, Mahmudi.
Dibandingkan dari beberapa tahun lalu, aktivitas gelandangan dan pengemis (gepeng) di Sampit semakin menurun.
Hal itu berkat kerja sama satpol PP dengan pihaknya yang selalu mengawasi dan mengamankan para pengemis.
Tujuannya, kata Mahmudi, agar tidak ada keresahan lagi di tengah masyarakat. Sekaligus dari sisi sosialnya, anak-anak yang dipekerjakan sebagai pengemis.
“Ada undang-undang perlindungan anak. Kami bekerja sama dengan Dinas PPPAPP dan KB Kotim, dan satpol PP dalam masalah ini,” ujarnya.
Pihaknya berjanji, akan menyelidiki latar belakang pengemis yang sudah berulang kali tertangkap.
”Kelihatannya perlu diidentifikasi juga. Sebab, gepeng yang kami tangkap ini sepertinya bukan golongan tidak mampu. Mereka ada menggunakan handphone,” katanya. (mir/ign/dms/JPG)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
