
Tim memeriksa produk-produk asal Korea yang boleh diperjualbelikan.
JawaPos.com - Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan dan Balai POM Samarinda menggelar inspeksi ke pusat perbelanjaan. Ini sekaligus mengecek produk yang ditarik dari peredaran, khususnya mi Korea Samyang U-Dong dan Kimchi yang disebut mengandung babi.
“Kami pantau produk tersebut harus ditarik. Karena muslim memang tidak boleh mengonsumsinya. Di Yova sudah tidak ada," kata Kepala DKK Balikpapan Ballerina.
Adapun Kepala Balai POM Samarinda Fanani Mahmud mengatakan, selama inspeksi di Balikpapan memang tergolong aman. Hanya pihaknya akan mengecek kembali produk yang dilarang tersebut hingga benar-benar bersih tidak beredar di Kota Minyak.
"Hypermart dalam proses penarikan mi Korea berfragmen babi. Pengumpulan, pengepakan untuk diretur. Kalau Yova sudah tidak ada. Maka bagi retail tersisa, kami akan cek bersama DKK Balikpapan dalam waktu dekat setelah inspeksi ini. Kami juga cek lagi keseluruhan produk makanan, seperti masa kedaluwarsa, kemasan, dan lain-lain," tutupnya. (*/ane/rsh/fab/JPG)

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
