
Dari kiri, Rahmad Masâud, Ballerina, Fanani Mahmud, dan Rizal Effendi melihat kue kering yang dijajakan di Yova Mart, kemarin.
JawaPos.com - Industri kreatif Balikpapan seharusnya diprioritaskan. Khususnya dalam hal pemasaran kue kering jelang Lebaran. Namun, hasil inspeksi yang dilakukan Wali Kota Rizal Effendi bersama Dinas Kesehatan Kota (DKK) dan Balai POM Samarinda, kemarin (20/6), lebih banyak mendapati produk luar Balikpapan.
“Kami akan cari tahu kenapa ambil dari kota tetangga, Samarinda. Apakah lebih enak atau lebih murah. Kalau bisa kuenya dari lokal saja. Kan seharusnya lebih murah tidak perlu biaya transportasi antarkota," kata Wali Kota Rizal Effendi di sela-sela sidak kemarin.
Maka dia mendorong Dinas Perdagangan supaya memberikan kesempatan pengusaha lokal untuk bisa meramaikan produk lokal supaya dipasarkan dan dijual di kota sendiri. Selain itu, pihaknya juga memantau harga bahan makanan di retail modern. Sebab, beberapa bahan masih mempunyai harga jual tinggi.
Dalam inspeksi produk makanan dan minuman, rombongan mengunjungi dua tempat. Yakni Yova Gunung Malang dan Hypermart Plaza Balikpapan. DKK menemukan produk yang dijual aman dan layak konsumsi. Termasuk produk yang dikemas dalam bentuk parsel. Namun, yang menjadi perhatian adalah pada kertas keterangan informasi yang tertempel di parsel tidak sesuai dengan masa kedaluwarsa produk.
"Harusnya ditampilkan sesuai masa expired produk di kertas informasi expired. Sehingga tanpa membuka parsel bisa tahu kapan masa kedaluwarsanya. Jangan dipukul rata masa kedaluwarsanya. Nanti bisa pembohongan publik," ujar Kepala DKK Balikpapan, Ballerina.
Sedangkan untuk masa kadaluwarsa produk, dinilai sudah cukup baik. Karena mempunyai jangka waktu kedaluwarsa yang lebih dari enam bulan. Yakni expired pada 2018. "Meski tidak ada aturannya, produk yang dijual minimal punya masa enam bulan. Jadi, produk yang dijual dalam kondisi bagus," ungkapnya. (*/ane/rsh/k15/fab/JPG)

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
