Senin, 24 Jul 2017
JPG Today

Lima Daerah Ini Konsumsi BBM Selalu Tinggi Selama Lebaran

Selasa, 20 Jun 2017 03:30 | editor : Ilham Safutra

Padatnya kendaraan saat hendak pengisian BBM di SPBU.

Padatnya kendaraan saat hendak pengisian BBM di SPBU. (Rachmad Rhomadhani/Radar Tarakan/JawaPos.com)

JawaPos.com - Sama seperti daerah lainnya, setiap tahunnya konsumsi bahan bakar minyak (BBM) pada momentum lebaran Idul Fitri kerap meninggal beberapa persen. Mengantisipasi tingginya permintaan itu, PT Pertamina Aceh pun bersiap menambah jumlah stok BBM untuk Aceh sebesar 20 persen.

Retail Fuel Marketing Manager PT Pertamina (Persero) MOR I Sumbagut, Agus Taufik Harahap menuturkan, distribusi BBM di Aceh selama lebaran Idul Fitri akan mencukupi.

Berdasar pengalaman tahun sebelumnya, dipastikan akan ada kenaikan konsumsi jelang hari besar agama seperti lebaran. “Pengalaman tahun sebelumnya kenaikan konsumsi sekitar 10 - 15 persen," ungkap Agus Taufik Harahap sebagaimana diansir Rakyat Aceh (Jawa Pos Group), Selasa (20/6).

Dia menyebut, daerah-daerah yang paling banyak atau mengalami lonjakan konsumsi BBM tanah Serambi Mekah itu yakni ada lima. Yakninya, Bireuen, Lhokseumawe, Pidie, Pidie Jaya dan  Aceh Utara. Namun kenaikan juga terjadi di lintasan kawasan barat Aceh, seperti Meulaboh dan Blang Pidie.

“Antisipasi kelonjakan permintaan atau konsumsi di lima kawasan timur itu, kita menambah stok 20 persen. Untuk Meulaboh dan Blangpidie 10 persen,” ujarnya.

Lebih Lanjut Sales Eksekutif Retail Wilayah VI Aceh Pertamina Bagus Handoko menyebutkan, kenaikan konsumsi BBM rata-rata jelang dan usai lebaran biasanya mencapai 10-15 persen. Untuk Konsumsi normal di Aceh, jenis Gasoline sebanyak 1702 Kl/hari (Premium, Pertalite, Pertamax). Sementara jenis Gasoil 930 Kl/hari (Solar, Dex dan Dexlite).

“Untuk wilayah pantai timur biasanya naik 10 sampai 15 persen, untuk lebaran saat ini kita naikan menjadi 20 persen. Untuk wilayah pantai barat, Meulaboh dan Blangpidie kenaikan mencapai 5 sampai 10 persen, tapi kita tetapkan untuk wilayah kuota dinaikan 10 persen,” terangnya.

Diungkapkannya, ada 140 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang siap melayani konsumen. Baik itu SPBU yang melayani kendaraan, maupun SPBU yang melayani nelayan.

“Kita ada lima terminal BBM yang tersebar di daratan maupun di kepulauan. Jadi prinsipnya ketersediaan BBM diambil sangat dekat lokasinya dengan masyarakat, jadi aman untuk Ramadhan dan Lebaran ini,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut dia menyampaikan, tak semua daerah dinaikan stok distribusi BBM nya, seperti Banda Aceh. “Banda Aceh selama lebaran cenderung normal, bahkan terkadang menurun konsumsi BBM,” pungkasnya. (min/iil/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia