Jumat, 23 Jun 2017
JPG Today

Terkait Kepemilikan 263 Paket, Tiga Orang Ditangkap

Selasa, 20 Jun 2017 02:40 | editor : Muhammad Syadri

Kapolres Ternate AKBP Kamal Bahtiar menunjukkan 263 paket ganja yang disita

Kapolres Ternate AKBP Kamal Bahtiar menunjukkan 263 paket ganja yang disita (Malut Post/JawaPos.com)

JawaPos.com – Penangkapan dengan barang bukti cukup banyak dilakukan Polres Ternate.  Dimana melalui Satuan Reserse Narkoba (Resnarkoba) berhasil meringkus pemilik 263 paket ganja. Mereka terdiri tiga orang, yakni RT, RA dan SB. SB sendiri merupakan salah satu pegawai kontrak di Kantor Pos. Tiga pelaku pengedar narkoba jenis ganja ini ditangkap pada Jumat (16/6) malam lalu. 

Kapolres Ternate AKBP Kamal Bahtiar menjelaskan, penangkapan ketiga pelaku ini bermula ketika adanya laporan dari masyarakat. Polisi kemudian melakukan pengintaian dan mengamankan RT di rumahnya di Kelurahan Toboko, Ternate Selatan dengan barang bukti (BB) tiga paket ganja siap edar dan uang tunai senilai Rp 300 ribu.

Pada saat penangkapan RT, kebetulan terdengar suara dering handphone yang ternyata dari RA. ”Kebetulan itu pesan dari RA yang masuk ke RT untuk memesan kembali paket ganja sebanyak dua sachet. Kemudian kita amankan RA di seputaran Toko Dua Sekawan, di Kelurahan Jati,” jelas Kamal saat konfrensi pers di Mapolres, Senin (19/6) sebagaimana dilansir dari Malut Post (Jawa Pos Group).

Lanjut Kamal, dari keterangan RT bahwa di rumahnya masih terdapat banyak paket ganja siap dijual. Setelah dilakukan pengembangan dan penyelidkikan, RT mendapat ganja tersebut dari SB. Keduanya bekerjasama untuk mengedarkan ganja tersebut dengan kesepakatan hasilnya akan dibagi dua. Polisi kemudian memburu SB dan menangkapnya di Kelurahan Kampung Pisang, Ternate Tengah.

Dari pengakuan SB, barang haram tersebut didapat dari seseorang yang bernama Dok di Jakarta. ”Namun dari pengakuan SB bahwa dia belum pernah melihat Dok karena komunikasinya lewat HP. Dok meminta kepada SB untuk mengambil paket lewat jasa pengiriman pos,” kata Kamal.

Total barang bukti yang diamankan sebanyak 263 paket dan uang tunai senilai Rp 510 ribu. ”Per paket dijual dengan harga Rp 100 ribu, kemungkinan sudah dijual 5 paket ataupun lebih kita belum tahu karena baru pengakuan dia (SB, red),” tuturnya.
 Dengan demikian, total nilai 263 paket barang haram tersebut mencapai Rp 26 jutaan.
 
Ketiga pelaku akan dikenakan pasal 114 ayat 1 atau 111 ayat 1 atau pasal 127 ayat 1 huruf (a) Undang-Undang Nomor 35 tahun 1999 tentang Narkorika. ”Ancanaman hukumannya untuk pasal 114 lima tahun paling lama 20 tahun dengan denda 1 miliar sampai 10 miliar,” jelasnya sembari mengatakan setelah dilakukan tes urin, ketiganya positif THC. (mg-03/jfr/sad/JPG)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia