Jumat, 23 Jun 2017
Hukum & Kriminal

Polisi Kena OTT Intel Daerah, Barbuknya Bikin Geleng-geleng Kepala

Senin, 19 Jun 2017 23:51 | editor : Dimas Ryandi

JawaPos.com - Tim Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) wilayah Pulau Sebatik, menangkap tangan Anggota Polres Nunukan Ipda SS, Jumat (16/6). 

SS diduga melakukan pungutan luar (pungli) kepada H. Konong selaku pemilik kapal sembako yang berasal dari Malaysia.

Dia ditangkap tim yang terdiri dari Satuan Tugas (Satgas) Badan Intelijen Strategi (Bais) TNI, Posda Badan Intelejen Negara (BIN) Sebatik, dan Satgas Intelijen Kodam VI Mulawarman di kediaman Konong di Desa Lalesalo.

Posda BIN Sebatik Kapten Inf Badaruddin mengatakan, berdasarkan informasi dari masyarakat, SS mengambil uang Rp 30 juta.

“Sekitar pukul 09.00 Wita, tim mendapatkan informasi dari masyarakat oknum polisi akan mengambil uang untuk menebus kapal yang ditangkap saat memuat sembako,” kata Badaruddin , Minggu (18/6).

Sebagaimana dilansir dari Radar Nunukan (JawaPos grup), setelah mendapat informasi tersebut, Tim Kominda menjalin koordinasi dengan Konong. SS tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 13:50 Wita.

Setelah SS tiba, Konong menyerahkan kantong plastik berwarna merah berisi uang Rp 30 juta.

Tak butuh waktu lama, Tim Kominda melakukan OTT terhadap oknum polisi yang menjabat sebagai Kanit Tipikor Polres Nunukan tersebut.

Tim menuju sasaran di rumah H. Konong, Desa Lalesalo untuk melaksanakan OTT sekitar pukul 13.45 Wita. Kemudian pukul 13.50 Wita, oknum anggota Polres Nunukan tiba di TKP. Kemudian H. Konong menyerahkan kantong plastik yang berisi uang.

Beberapa barang bukti berhasil disita. Di antaranya, uang tunai Rp 30 juta, satu pucuk pistol revolver, lima butir amunisi revolver, dan 49 butir amunisi call sembilan Mm FN.

Ada pula satu unit mobil Toyota Avanza silver dengan nomor polisi DD 1137 YC, sebuah telepon genggam, tas gantung, dan surat perintah penugasan.

“Sekitar pukul 14:00 Wita, tim melaksanakan penangkapan terhadap SS. Kemudian pelaku OTT dibawa menuju Pos Satgas Bais TNI untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kemudian pelaku diserahkan ke Polres Nunukan hari ini (kemarin),” kata Badaruddin. (akz/eza/dms/JPG)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia