Senin, 24 Jul 2017
All Sports

Joppye Wayangkau Janji Bereskan Kegaduhan di Perbakin Jatim

Senin, 19 Jun 2017 18:20 | editor : Agustinus Edy Pramana

Joppye Wayangkau siap benahi Perbakin Jatim

Joppye Wayangkau siap benahi Perbakin Jatim (M. Syafaruddin/JawaPos.com)

JawaPos.com - Ketua Umum Perbakin Jawa Timur (Jatim) Joppye Onesimus Wayangkau turun gunung untuk membereskan masalah internal yang melanda organisasi yang dia pimpin. Joppye ingin membereskan wacana kudeta yang mulai berembus di Perbakin Jatim sejak tahun 2016 lalu.

Kabar adanya kudeta muncul setelah terbentuknya paguyuban Perbakin kota dan kabupaten di Jawa Timur. Ada 14 daerah yang bergabung di paguyuban ini. Meski pada akhirnya sejumlah daerah mencabut surat dukungan dari paguyuban.

"Asal mula mosi tidak percaya ini adalah karena mereka tidak bisa berburu. Kami sudah jelaskan bahwa perizinan berburu tak hanya dari Perbakin, tapi juga ada dari BKSDA dan Polda," ungkap Kabid Organisasi Perbakin Jatim, Firtian Judiswandarta.

Firtian mengungkapkan, terbentuknya paguyuban dimotori oleh salah satu oknum pengurus Perbakin Jatim. Ia juga menegaskan jika paguyuban bersifat ilegal dan tidak sesuai dengan AD/ART Perbakin. Apalahi mereka yang berkumpul di paguyuban akhirnya membuat mosi tidak percaya.

"Dalam mosinya, mereka meminta seluruh pengurus harian harus diturunkan dari jabatannya," ungkap Firtian. Menurutnya, mosi tidak percaya ini dibuat Minggu (28/5) lalu.

Joppye Wayangkau turun gunung untuk menyelamatkan organisasinya. Ia mengumpulkan seluruh pengurus cabang Perbakin Jatim di Surabaya, Minggu (18/6) kemarin. Pria berpangkat Mayor Jenderal TNI meminta agar konflik di internal organisasi harus diakhiri.

"Organisasi pasti ada dasar dan tujuannya. Kita kembali ke aturan itu saja," pesannya. Joppye juga menyentil sejumlah daerah yang terlibat di paguyuban dan berniat menggulingkannya melalui sebuah kudeta. Ia tegas mengatakan agar tak menjadikan kudeta sebagai sebuah tradisi.

"Kudeta akan jadi tradisi kalau sudah pernah terjadi sekali. Nanti kalau ada salah sedikit saja, pasti akan dimanfaatkan untuk menjatuhkan. Ini jangan sampai terjadi," tandas Pria yang menjabat Pangdam XVIII/Kasuari ini.

Joppye ingin kepengurusan Perbakin Jawa Timur tetap bertahan hingga kahir periode di tahun 2019 nanti. Meski begitu ia berjanji melakukan evaluasi terhadap pengurus yang pasif atau yang kurang berkontribusi terhadap organsasi.

"Nanti kita evaluasi, mungkin saja ada pengurus yang tidak cukup waktu atau yang lain. Habis ini kita evaluasi," sebut petinggi TNI asal Serui, Papua tersebut. (saf/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia