Jumat, 23 Jun 2017
Metropolitan

Begini Rekam Jejak Begal Lampung yang Menembak Mati Calon Dokter

Senin, 19 Jun 2017 09:41 | editor : Yusuf Asyari

Sketsa pelaku penembakan

Sketsa pelaku penembakan (Istimewa)

JawaPos.com - Polisi masih memburu dua pelaku curanmor disertai penembakan yang menelan nyawa Italia Chandra Kirana Putri (22) seorang mahasiswi kedokteran. Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota mengidentifikasi dua pelaku tersebut berasal dari Lampung. 

Itu setelah polisi berhasil mengindentifikasi sidik jari pelaku yang menempel di helm milik seorang pelaku yang tertinggal di rumah korban. Apalagi, ada dugaan kuat keduanya sudah melarikan diri ke daerah kelahirannya yakni Lampung.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombespol Harry Kurniawan mengatakan, perburuan kepada dua pelaku curanmor yang menewaskan calon dokter gigi itu dilakukan ke arah Lampung. Hal tersebut menyusul adanya informasi yang mereka dapatkan jika keduanya melarikan diri salah satu provinsi di Pulau Sumatera itu.

”Kami sudah berkoordinasi dengan Polda Lampung untuk menangkap kedua pelaku curanmor bersenpi ini. Sketsa wajah mereka sudah kami kirim ke Polda Lampung. Sidik jari pelaku penembakan itu juga sudah kami dapatkan,” terangnya kepada INDOPOS (Jawa Pos Group), kemarin (18/6).

Harry juga mengaku, jika kedua pelaku merupakan gembong pelaku curanmor yang selama ini beraksi di kawasan Tangerang. Mantan Kapolres Depok itu juga mengatakan, keduanya merupakan resedivis curanmor yang pernah ditangkap Polda Metro Jaya.

”Kedua pelaku memang komplotan Lampung. Identitasnya pun sudah kami kantongi dan dicocokan dengan data kependudukan. Jadi sekarang anggota khusus yang kami bentuk yang terdiri dari Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota dan Polda Metro sedang melakukan pengejaran ke Lampung,” paparnya.

Harry menambahkan, dugaan pelaku asal Lampung dikuatkan dengan temuan proyektil peluru dari senjata api rakitan. Selain itu, aksi pencurian pada siang dan sore hari kerap dilakukan komplotan curanmor asal Lampung.

”Itulah kenapa kami berani menyimpulkan keduanya komplotan curanmor Lampung. Yang sering beraksi menggunakan senpi rakitan hanya grup Lampung, apalagi senpi buatan yang menewaskan Italia kami duga juga diproduksi di sana,” cetus juga perwira menengah Polri tersebut.

Ditanya soal inisial kedua pelaku sadis itu, Harry enggan mengungkapkannya. Kata dia, karena proses kasus itu masih dalam tahap penyidikan. Dan jika keduanya sudah tertangkap maka jajarannya baru dapat mempublikasinnya untuk umum.

Seperti diketahui, Italia tewas dengan luka tembak di dada kanan saat memergoki dua pencuri yang hendak membawa kabur sepeda motor miliknya di rumahnya di Perumahan Bugel Indah, Blok B6, Nomor 14, RT 02/010, Kelurahan Bugel, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Senin (12/06) sore. (cok/yuz/JPG)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia