Sabtu, 24 Jun 2017
Ekspedisi Cheng Ho
Ekspedisi Cheng Ho

Cheng Ho Tinggalkan Nama Harum

Minggu, 18 Jun 2017 11:09 | editor : Dhimas Ginanjar

Diorama kondisi Malaka ketika masih menjadi depo logistik armada Cheng Ho pada awal abad ke-15. Di situ tergambar detail lanskap Malaka. Mulai sungai, rumah-rumah pegawai dan penjaga depo, hingga sumur air. (BOY SLAMET/JAWA POS)

MALAKA menjadi kota terpenting kedua bagi armada Laksamana Cheng Ho setelah Suzhou. Bila Suzhou merupakan pangkalan pasukan dan kapal, Malaka menjadi pusat logistik terbesar di luar Tiongkok. Posisinya yang sangat strategis
dalam jalur pelayaran dunia menjadikan Malaka dipilih Cheng Ho untuk menyegarkan kembali fisik pasukan di tengah-tengah misi penjelajahan.

Uang masa lalu (BOY SLAMET/JAWA POS)

Uang berbentuk binatang menjadi alat transaksi perdagangan di Malaka pada 1400-an, saat Cheng Ho mengoperasikan depo logistik di kota ini.

Perbandingan para penjelajah (BOY SLAMET/JAWA POS)

Para penjelajah dunia ditampilkan di Museum Kultural Cheng Ho di Malaka. Dari gambar itu bisa dibandingkan capaian Cheng Ho dengan para penjelajah lain.

Malaka sekarang (BOY SLAMET/JAWA POS)

Salah satu sudut kawasan Jonker Street yang kini menjadi cagar budaya. Kawasan inilah yang dulu menjadi lokasi depo logistik Cheng Ho. 

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia