Sabtu, 24 Jun 2017
Features

Cerita Lora Fadil Berbuka dan Sahur Bersama Ketiga Istrinya

Jumat, 16 Jun 2017 15:05 | editor : Miftakhul F.S

RUKUN: Lora Fadil buka puasa bersama tiga istrinya.

RUKUN: Lora Fadil buka puasa bersama tiga istrinya. (Lora Fadil for Radar Jember)

Memiliki tiga istri cantik tidak pernah membuat Lora Fadil bingung mengatur waktu berbuka bersama. Sebab, ketiga istrinya sudah kompak.

RULLY EFENDI, Jember

LORA Fadil Muzakki Syah termasuk lelaki beruntung. Dia memiliki tiga istri yang sama-sama cantik. Selain itu, ketiganya punya rasa pengertian yang tinggi. Itu terlihat saat menjalankan puasa.

Lora selalu berbuka puasa dengan ditemani tiga istrinya. Tiga perempuan itu adalah Siti Aminah, Yeni Kurnia, dan Novita. Bagi Lora, putra pengasuh Ponpes Al Qodiri Gebang, Patrang, Jember, tidak sulit mengajak buka bersama tiga istrinya. Memang ketiganya telanjur kompak. Hanya, Novita tidak tinggal satu atap di rumah Gebang, Patrang. ”Karena telanjur punya rumah di Perumahan Argopuro,” kata Lora.

Meski demikian, mereka memilih untuk selalu berbuka bersama sambil mengajari anak-anak mereka yang mulai belajar berpuasa. Yang menarik, ketiga istri memberikan ilmu tentang makna puasa kepada semua anak Lora meski berlainan ibu.

”Mereka bertiga menganggap semua anaknya dan anak-anak juga menganggap ketiganya itu ibunda mereka,” tuturnya.

Selain berbuka bareng, keluarga Lora juga memprioritaskan selalu sahur bersama. Lagi-lagi, itu tidak sulit untuk dilakukan karena setiap malam di Ponpes Al Qodiri selalu ada jadwal riyadhoh manaqib. Dengan begitu, setelah menggelar riyadhoh manaqib, Lora berkesempatan sahur bersama.

Andai disuruh memilih, Lora lebih senang momen sahur bareng. Sebab, papar dia, kegiatan itu selalu digelar di kediaman sang ayah, KH Achmad Muzakki Syah. ”Abuya (KH Achmad Muzakki, Red) sudah sepuh. Salah satu cara membahagiakan abuya, menemaninya sahur bersama,” ucapnya.

Lora bersyukur karena ketiga istrinya tidak pernah protes meski melewati Ramadan dengan kesederhanaan. Sebab, keluarga mereka memaknai puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga di siang hari. Karena itu, tidak heran, menu berbuka puasa paling mewah di keluarga Lora hanya seekor ikan lele. Bahkan, yang paling sering adalah tahu dan tempe penyet plus sayuran kegemarannya.

Meski cuma tahu dan tempe plus sayuran, rupanya ketiga istri Lora sama-sama ikut andil saat memasak. Tidak heran, menjelang waktu berbuka puasa, tiga perempuan cantik itu ramai di dapur rumah Gebang.

Begitu pula kebutuhan Lebaran untuk ketiga istri dan anak-anak Lora. Tidak ada yang mewah. (*/hdi/diq)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia