
DIBOBOL MALING: Nur Kuzaini, suami Sumarlik, memeriksa etalase di Toko Emas Barokah setelah dibobol maling Kamis (15/6).
JawaPos.com – Menjelang Lebaran, aksi kejahatan makin merajalalela. Selain pembegalan sepeda motor, pencurian juga tengah marak menimpa masyarakat. Kamis (15/6) toko emas Barokah di Pasar Terpadu Dinoyo (PTD) dibobol maling. Tak tanggung-tanggung, maling itu menggasak emas sebanyak 2,5 kilogram. Kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp 1 miliar.
Peristiwa pembobolan itu diketahui Sumarlik, 36, pemilik toko emas Barokah. Saat itu, warga Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, tersebut hendak membuka kiosnya sekitar pukul 07.30. Mengetahui gembok yang biasanya dipakai untuk mengunci rolling door berubah, Sumarlik kaget. Khawatir ada yang janggal, Sumarlik tidak membukanya. ”Saya langsung melapor ke kantor polisi,” ujar Sumarlik saat ditemui di Polsek Lowokwaru. Bersama petugas dari Polsek Lowokwaru, Sumarlik mendatangi toko emas miliknya di lantai satu PDT tersebut.
Sekitar pukul 08.00, polisi berhasil membuka paksa kiosnya. Sumarlik makin kaget saat mengetahui etalase yang biasanya dipakai untuk memajang emas itu dalam kondisi morat-marit. Apalagi, pintu brankas penyimpanan emas terbuka dan isi didalamnya sudah terkuras habis. Petugas di lapangan menemukan beberapa barang bekas terbakar.
Diduga, pelaku membobol toko emas dengan mengelas pengait rolling door. ”Seperti habis dilas,” kata Sumarlik sembari memerhatikan benda tersebut. Sekitar pukul 14.30, Satreskrim Polres Malang Kota melakukan olah Tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi. Beberapa barang bukti (BB) seperti gembok dan tabung gas kemasan 3 kilogram diamankan.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Malang Kota AKP Heru Dwi Purnomo menyatakan, pihaknya masih mendalami kasus pembobolan toko emas tersebut. Beberapa pihak terkait sudah dimintai keterangan. Yakni, karyawan toko emas Barokah, pedagang sekitar, dan petugas keamanan di PTD. ”Kami juga meminta keterangan dari pengelola PTD terkait sistem keamanan dan pemakaian CCTV (closed circuit television),” kata Heru.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Malang di lokasi, aksi pencurian itu didduga dilakukan malam hari. Sebab, sore harinya para toko masih buka. Salah satu pedagang, Amrina Husada, 28, menyatakan, dia membuka kiosnya hingga pukul 05.00. Saat dia menutup kiosnya yang berada tepat disebelah toko emas Barokah, Amrina mengetahui rolling door di toko emas Barokah masih tertutup rapat. ”Mungkin peristiwanya (aksi pencurian) malam hari,” kata pedagang asal Ngawi yang berjualan pakaian itu.
Nur Kuzaini, 40, suami korban me nyatakan, beberapa hari sebelumnya dia merasa ada orang yang me ngamatinya. Tepatnya dua hari sebelum kasus pembobolan toko emas milik istrinya. Namun, dia tidak menaruh kecurigaan, sehingga mem biarkannya. ”Sudah dua hari ini. Tapi tidak saya hiraukan,” Nur. (nrd/c1/dan/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
