Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Juni 2017 | 04.52 WIB

Konsumsi Listrik Menurun Saat Lebaran, Pasokan Dijamin Aman

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menegaskan pasokan listrik kebutuhan Lebaran aman. Pasalnya, justru pada hari besar seperti Idul Fitri, rata-rata konsumsi listrik secara nasional berkurang.

Hal itu disampaikannya saat mengunjungi Pusat Pengatur Beban (P2B) Jawa-Bali, di Gandul, Depok, Jawa Barat jelang momen Idul Fitri 1438 H, Kamis (15/6). Kunjungan Jonan dalam rangka memantau kesiapan pasokan listrik.

Peurunan konsumsi salah satunya  dikarenakan banyak industri sebagai konsumen listrik terbesar yang menutup operasinya. Apalagi di wilayah-wilayah industri seperti Karawang dan Bekasi.

"Secara keseluruhan turun, terutama di wilayah-wilayah industri. Misalnya, Jawa Barat dan Sumatera sebagian itu turun. Kalau hari libur listrik tidak ada masalah, namun kehandalan sistem harus tetap dijaga," jelas Jonan.

Jonan pun mengapresiasi pekerja PLN yang masih bertugas menjaga pasokan listrik saat masyarakat merayakan Hari Raya Idul Fitri. Jonan menyebut para petugas sebagai tim handal yang terdepan menjaga pasokan listrik agar masyarakat tetap nyaman.

‎"Saya mengucapkan terima kasih kepada ribuan pekerja PLN yang bersedia tidak libur karena bertugas menjaga keadaan. Pasokan Listrik termasuk karyawan administrasi juga on call. Beban pembangkit menurun namun secara kesiagaan harus meningkat," tuturnya.

Direktur Utama PLN Sofyan Basir memerkirakan pemakaian listrik untuk wilayah Jawa-Bali di momen Lebaran bisa berkurang hingga 40 persen dibanding pemakaian listrik di hari kerja biasa. Meski demikian PLN akan menyiapkan satuan tugas distribusi yang tersebar di seluruh wilayah. Hal itu untuk menjamin pasokan listrik dan antisipasi gangguan jaringan selama Ramadhan hingga Lebaran nanti.

"PLN telah menetapkan masa siaga Lebaran dari tanggal 18 Juni sampai 2 juli 2017 dengan membentuk Posko Lebaran yang beroperasi 24 jam. Meski kebutuhan pasokan listrik saat Lebaran menurun, kehandalan sistem harus dijaga," kata Sofyan.

Pada saat Lebaran nanti, daya mampu netto pembangkit sistem Jawa Bali adalah sebesar 33.480 MW. Jumlah ini cukup untuk melayani beban puncak lebaran yang diperkirakan mencapai 16.560 MW. (cr1/JPG)

Editor: Muhammad Syadri
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore