Jumat, 23 Jun 2017
Music & Movie

Belum Rilis, Film Joong-ki Sudah Laris Banget

Kamis, 15 Jun 2017 15:07 | editor : Dwi Shintia

TIDAK SABAR: Song Joong-ki dalam salah satu adegan Battleship Island.

TIDAK SABAR: Song Joong-ki dalam salah satu adegan Battleship Island. (CJ ENTERTAINMENT)

JawaPos.com - Belum juga dirilis, tapi hak siarnya sudah dibeli di 113 negara. Begitulah nasib apik yang sedang menaungi Battleship Island. Film garapan CJ Entertainment itu baru ditayangkan bulan depan. Namun, para pembeli sudah dibuat kepincut hanya dengan melihat trailer promo berdurasi tak sampai 3 menit itu.

Kali pertama trailer diputar di European Film Market pada Februari. Studio dari berbagai negara tertarik membelinya. Pembeli bertambah begitu trailer diputar di Cannes Film Market akhir bulan lalu. Dikutip dari Hollywood Reporter, negara yang sudah kontrak untuk turut mendistribusikan film arahan Ryoo Seung-wan itu, antara lain, Prancis, Italia, Rusia, Turki, Jepang, Hongkong, Singapura, Indonesia, Vietnam, Thailand, Filipina, Amerika Serikat, dan Kanada.

Battleship Island mengambil setting tahun 1945 ketika Perang Dunia II berlangsung. Tentara Jepang menduduki Korea. Ratusan penduduk Korea dipindahpaksakan ke Pulau Hashima yang terletak 15 kilometer dari Kota Nagasaki, Jepang. Mereka dipekerjakan sebagai penambang batu bara di area yang terletak 1 kilometer di bawah permukaan air laut.

Menjalani kehidupan keras seperti neraka dunia, mereka berusaha membebaskan diri. ’’Ini adalah film perang, film penjara, dan film pelarian. Genre itu punya daya tarik yang kuat untuk penonton Prancis,’’ kata Cyris Burkel, akuisisi eksekutif di Metropolitan, distributor film Prancis, sebagaimana dilansir Allkpop.

Menghadirkan visual yang sangat nyata, Seung-wan mengaku tidak mudah membuat film itu. Meski beberapa dibantu teknik CGI, tetap banyak adegan berbahaya yang mesti dilakoni pemain. ’’Pengalamannya begitu menyakitkan secara fisik,’’ ujar Seung-wan sebagaimana dilansir Inquisitr.

Cerita dan visual memang hebat. Namun, boleh dibilang, kunci utama yang membuat film tersebut menarik adalah kehadiran tiga aktor besar Korea. Yakni, Hwang Jung-min, 46; So Ji-sub, 39; dan Song Joong-ki, 31. Mereka menjadi sosok pahlawan yang membantu para penambang bebas. ”Kolaborasi antara Ryoo dan aktor papan atas serta cerita tentang pelarian besar-besaran, tampaknya, menarik perhatian pembeli asing,’’ ungkap Choi Yoon-hee, kepala tim distribusi luar negeri CJ Entertaiment, sebagaimana dilansir Yonhap News.

Tiga aktor itu berakting dengan maksimal. Ji-sub menyatakan bahwa adegan berbahaya yang dilakoninya sangat menantang. ”(Film, Red) itu juga emosional. Saya senang karena kami menyelesaikan filmnya tepat waktu,’’ ucapnya. Senada, Jung-min juga mengungkapkan rasa bangganya. Menurut dia, film yang proses syutingnya dilakukan tahun lalu itu betul-betul dihasilkan dari teamwork yang kuat. ”Ini selesai dan saya ingin bertepuk tangan sendiri. Pemain dan kru bekerja sangat keras,’’ terang Jung-min.

Kabarnya, Battleship Island terjual dengan harga mahal, melampaui harga rata-rata film Korea di pasar internasional. ’’Meskipun kami tak dapat mengungkapkan jumlah uangnya, sebagian besar pembeli Asia telah membayar dengan harga tertinggi untuk sebuah film Korea,’’ tutur Yoon-hee.

Joong-ki yang lekat dengan perannya sebagai Kapten Yoo Shi-jin dalam drama Descendants of The Sun mengaku antusias dengan perannya itu. Dia berusaha menyelesaikan film tepat waktu di sela-sela kesibukannya menghadiri fan meeting dan syuting iklan. ’’Saya telah berlari selama enam bulan untuk menjaga bentuk tubuh. Saya ingin memberikan akting terhebat. Sebab, saya percaya ini adalah proyek besar,’’ kata Joong-ki sebagaimana dilansir Inquisitr.

Daya tarik tiga aktor itu diakui para distributor film beberapa negara. Salah satunya adalah Singapura. ”Faktor besar kami memutuskan untuk membeli hak Battleship Island tak hanya karena plot cerita yang kuat, tapi juga bintang Hallyu Descendants of The Sun Song Joong-ki,’’ ungkap Lim Teck, managing director Clover Films Singapura. (adn/c16/ayi)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia