
Ilustrasi
JawaPos.com - PT Pelabuhan Indonesia 1 (Persero) atau Pelindo 1 memantau delapan cabang pelabuhan untuk memersiapkan arus mudik. Kedelapan pelabuhan itu yakni Pelabuhan Belawan, Sibolga, Gunung Sitoli, Tanjung Balai Asahan, Dumai, Tanjung Balai Karimun, Tanjung Pinang, dan Tembilahan.
"Berdasarkan pemantauan kami saat lebaran tahun lalu, pertumbuhan jumlah pengguna layanan kapal laut juga menunjukkan peningkatan," kata Corporate Secretary Pelindo 1 M Eriansyah dalam keterangan tertulisnya, Rabu (14/6).
Menurut hasil monitoring angkutan lebaran pada tahun 2016, arus mudik di pelabuhan Belawan mengalami pertumbuhan yang paling besar yaitu 22 persen, atau mencapai 33.036 penumpang naik dan turun. Sementara pada lebaran tahun 2015 yang tercatat 26.975 penumpang.
"Sedangkan di pelabuhan Tanjung Pinang dan Tanjung Balai Karimun yang berkapasitas paling besar, pada tahun 2016 masing-masing mencapai 246.807 dan 219.610 penumpang naik dan turun," tambah dia.
Apabila dibandingkan dengan tahun 2015, masing-masing naik 14 persen dan 15 persen dari 217.271 di Tanjung Pinang dan 191.071 di Tanjung Balai Karimu. Pun di Pelabuhan Dumai mengalami pertumbuhan sebesar 14 persen, mencapai 80.391 orang penumpang di tahun 2016, jika dibandingkan pada tahun 2015 yang mencapai 70.411 orang.
"Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang dan meningkatkan kenyamanan bagi pemudik, telah dilakukan persiapan dan pembenahan fasilitas pendukung di seluruh terminal penumpang milik Pelindo 1," ungkapnya.
Di antaranya perbaikan fasilitas gedung terminal penumpang, termasuk penyediaan Garbarata di terminal penumpang Belawan, pemasangan automatic gate, penyediaan fasilitas Video Confrence untuk komunikasi dan koordinasi dengan cabang pelabuhan dan instansi terkait.
"Ada juga fasilitas Shuttle Bus dari Pelabuhan Belawan ke beberapa Terminal Bus Medan," jelas dia.
Selain itu, akan disiapkan PoskoTerpadu di setiap cabang pelabuhan dan dibentuk Tim pemantau kesiapan Angkutan Lebaran 2017/1438 H yang merupakan posko bersama, beranggotakan antara lain Kesyahbandaran, Otoritas Pelabuhan PT Pelindo, Polri, TNI AL, Bea Cukai, Karantina, Imigrasi, dan Kesehatan Pelabuhan.
Tim ini akan bertugas melakukan pemantauan kegiatan embarkasi dan debarkasi, Pemantauan bongkar muat barang, Koordinasi dengan pihak-pihak terkait, Kegiatan Pusat Pengendalian trafik dan Pusat informasi dan pelaporan. Penyelenggaraan Posko Terpadu akan dimulai pada (H-10) 15 Juni 2017 hingga (H+15) pada 11 Juli 2017.
“Kami berkomitmen menyiapkan dan menjaga seluruh fasilitas agar selalu siap untuk dipergunakan demi kelancaran arus mudik lebaran tahun ini serta mengantisipasi tindakan kriminal dalam rangka mewujudkan zero accident pada Lebaran tahun ini,” pungkas Eriansyah. (cr1/JPG)

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
