
Wapres Jusuf Kall
JawaPos.com -- Wakil Presiden Jusuf Kalla mengingatkan penerapan full day school itu tidak bisa begitu saja diterapkan secara nasional. Sebab, ada banyak kendala dalam penerapannya mulai dari sistem hingga logistik.
"Yang paling penting logistiknya," tegas JK di Jakarta Selasa (13/6).
Logistik itu berkaitan erat dengan kebutuhan makan untuk siswa dan guru. Khususnya pada saat makan siang. Karena dalam full day school itu siswa harus berada di sekolah sampai sore. "Dimana makannya anak-anak ini kan," imbuhnya.
Menurutnya, perkara makan siang itu memang tidak akan menjadi masalah untuk sekolah-sekolah yang ada di kota. Sekolah biasanya punya fasilitas berupa kantin yang cukup memadai. Tapi, berbeda halnya dengan di desa.
Oleh karena itu, JK mempertanyakan perihal tempat makan untuk anak-anak. Misalnya perlu tidaknya dan siapa yang bertanggung jawab membuat kantin atau dapur di sekolah.
"Ada gak ruang makannya? Itu yang paling sederhana," tegasnya.
Dia menegaskan perlu evaluasi menyeluruh terlebih dahulu kebijakan full day school saat hendak diberlakukan secara menyeluruh. Dia yakin tidak semua sekolah bisa menjalankan kebijakan tersebut. "Jadi tidak bisa dilakukan secara umum dulu, nanti secara bertahap," kata dia. (Jun/jpk/jpg)

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
