
Ilustrasi
JawaPos.com – Penyakit kanker memang bisa menyerang siapa saja, baik pria maupun wanita. Tak terkecuali dengan anak kecil atau orang dewasa. Baru-baru ini, dua kali industri hiburan Indonesia juga dipukul kabar duka akibat ganasnya penyakit kanker yang dideritanya.
Artis Yana Zein dan Julia Perez atau Jupe meninggal dunia dalam waktu yang hampir berdekatan karena ganasnya penyakit kanker. Almarhumah Yana Zein meninggal setelah berjuang melawan kanker payudara, sedangkan Jupe tak kuasa menahan ganasnya kanker serviks. Kedua jenis kanker ini merupakan pembunuh teratas kaum hawa di seluruh dunia.
Menurut Disease Prevention Expert yang juga CEO dari In Harmony Vaccination dr. Kristoforus Hendra Djaya SpPD, perbedaan dua jenis kanker tersebut, keduanya bisa dikenali jika memiliki kesadaran dan bisa dicegah sejak dini.
“Kanker payudara adalah paling mematikan nomor satu dan kanker serviks nomor dua,” tegasnya dalam keterangan tertulis, Senin (12/6).
Kanker Serviks atau kanker leher rahim adalah kanker yang menyerang organ bagian depan rahim atau peralihan antara rahim dan vagina. Pada organ yang dalam istilah medis disebut serviks uterus itu, sel kanker menyerang dan mengganas.
Cikal bakal penyebab kanker serviks menurutnya, adalah sebuah virus bernama human papillomavirus (HPV). Virus tersebut menyebabkan infeksi menular seksual hingga akhirnya menyebabkan kanker serviks pada wanita. Dalam faktanya, semua orang dapat terinfeksi virus HPV tidak peduli pria ataupun wanita.
The American Cancer Society pernah memperkirakan, setidaknya akan ada belasan ribu penderita baru, dan lebih dari 5000 wanita akan meninggal karena kanker serviks pada tahun yang akan datang. Kanker Serviks di Indonesia telah menyumbang kematian yang cukup besar bagi para wanita di tanah air. Dari data Riset Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan RI, 58 wanita setiap harinya rata-rata terkena Kanker Serviks dan 26 wanita di antaranya meninggal dunia.
“Kanker serviks proses hingga menjadi kanker mematikan berkisar 3 hingga tujuh belas tahun. Itulah mengapa Kanker Serviks cenderung tidak diketahui keberadaannya karena cenderung tidak bergejala. Pemberian vaksin HPV, berfungsi sebagai pencegahan hingga 14 tahun," ungkapnya.
Saat ini ada dua jenis vaksin yaitu Gardasil dan Cervarix. Vaksin Gardasil memberikan perlindungan mencakup 4 virus penyebab kanker serviks dan kulit kelamin. Vaksin ini dapat digunakan oleh pria dan wanita. Sedangkan Cervarix adalah vaksin yang memberikan perlindungan infeksi virus HPV 16 dan 18. Sementara untuk kanker serviks selain pemeriksaan baik pap smear maupun IVA, pencegahan juga dapat dilakukan dengan cara melalui vaksin. Faktanya, vaksinasi efektif mencegah penyebaran virus penyakit hingga 98 persen. Tak hanya pada anak, pemberian vaksinasi juga penting dilakukan orang dewasa. (cr1/JPG)

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
