
Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa dan SPV Pertamina Gigih S di atas motor siaga BBM
JawaPos.com - Arus mudik lebaran 2016 yang diwarnai kemacetan luar biasa di pintu keluar tol Brebes timur dan menelan korban jiwa memberikan banyak pelajaran. Pemerintah berbenah dan berharap tragedi itu tidak terulang lagi. Begitu juga dengan PT Pertamina, perseroan tidak ingin distribusi bahan bakat minyak (BBM) tersendat lagi.
Seperti diketahui, menumpuknya kendaraan di pintu tol Brebes Timur membuat antrian parah. Hal itu diperburuk dengan banyaknya kendaraan yang kehabisan bensin. Kemcetan jadi makin sulit diurai. Beberapa oknum masyarakat memanfaatkan itu dengan menjual bensin eceran dengan harga sangat tinggi.
VP Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito mengatakan, hal itu tidak boleh terulang lagi. BUMN energi itu ingin agar pasokan bensin di saat ada kemacetan, terutama di jalan tol seperti tahun lalu tetap terdistribusi dengan baik. Oleh sebab itu, Pertamina tidak bisa mengandalkan truk BBM maupun kendaraan roda empat saja.
''Kami siapkan motor siaga BBM,'' ujarnya pada JawaPos.com. Tugasnya jelas, ketika ada kemacetan yang tidak bisa terurai, kendaraan roda dua itu akan meluncur. Masyarakat bisa mendapatkan bahan bakar jenis pertamax, dengan harga normal layaknya di SPBU.
Lebih lanjut dia menjelaskan, ada 19 motor yang disiapkan untuk mendistribusikan BBM saat macet. Masing-masing motor, dilengkapi dengan BBM sebanyak tiga kaleng. Masing-masing kaleng, berisikan sepuluh liter. ''Jadi, satu motor akan membawa 30 liter,'' urainya.
Motor yang disiagakan untuk menambah kenyamanan arus mudik itu akan diletakkan di sekitar jalan tol yang membentang dari Jawa Barat sampai Jawa Tengah. Untuk arus mudik tahun ini, tol bisa ditembus sampai Batang - Semarang dengan keluar di Weleri.
Motor-motor pendukung itu akan ditempatkan di daerah-daerah yang rawan macet. Selama stand by, motor akan diletakkan di dekat pintu masuk tol. Begitu ada kebutuhan, motor akan masuk dengan kawalan kepolisian. Kendaraan roda dua itu akan mendukung berbagai strategi Pertamina lain untuk mengamankan distribusi BBM.
''Ada SPBU kantong. Truk tangki akan berada di SPBU untuk menjamin pasokan tidak tersendat ketika stok menipis,'' terangnya.
Adiatma menambahkan, sebenarnya dalam keadaan macet seperti pada 2016 di pintu keluar Brebes Timur, masalah tidak pada stok BBM. Sebab, Pertamina menjamin ketersediaan. Yang menjadi masalah adalah, distribusi tersendat karena kendaraan tidak bisa mencapai SPBU. Begitu juga dengan keadaan khusus yang sulit menembus medan kemacetan.
Supaya cerita kendaraan kehabisan BBM di tengah mudik, dia memberikan saran. Ketika jarum penunjuk kapasitas tangki bensin sudah berada di setengah, ada baiknya untuk langsung mengisi. Jangan ditunda-tunda karena khawatir ada kemacetan panjang dan tidak kunjung menemukan SPBU.
''Kalau dari Jakarta, isi penuh BBM akan habis ketika sampai Cirebon. Kalau sudah setengah, mending langsung diisi lagi,'' katanya.
Terpisah, motor siaga distribusi BBM kemasan di jalan tol itu diperkenalkan oleh Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa. Dalam foto yang didapat JawaPos.com, Fanshurullah yang juga koordinator posko nasional ESDM untuk Idul Fitri mencoba motor bersama SPV Pertamina Gigih S. (dim/JPK)

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
