
Ilustrasi
JawaPos.com – Para bunda sebaiknya sudah mulai mengajarkan gerak motorik buah hati saat si kecil sudah menginjak usia 8 bulan. Misalnya dengan memberinya makanan selingan pendamping ASI (MPASI) seperti snack.
Dengan ukuran sesuai genggaman bayi, maka bayi sudah mulai bisa makan snack sendiri.
Psikolog Anak, Novita Tandry menjelaskan, snacking bayi usia 8 bulan ke atas dapat menjadi sarana melatih self-feeding skill atau kemampuan makan sendiri yang melatih kemandirian sejak usia dini.
Di masa ini, bayi juga sedang berada pada tahap perkembangan oral yaitu di mana bayi suka memasukkan benda apapun ke dalam mulut.
“Karenanya memberikan snack merupakan salah satu cara agar tetap dapat memenuhi rasa keingintahuannya, namun dengan cara yang aman, sehat, dan sesuai tahapan usianya,” katanya dalam Media Launc Promina Puffs, Rabu (8/6).
Novita menambahkan, jam makan bayi tentu berbeda dengan orang dewasa. Karena itu bayi perlu makanan selingan sedikit demi sedikit sesuai waktunya.
Segala sesuatu indera di usia bayi, kata dia, tengah berkembang dengan sangat cepat sehingga diperlukan makanan tambahan.
“Harus ada selingannya. Perlu diingat, jangan terlalu porsinya besar seperti makan siang dan malam. Makanan selingannya juga harus tanpa pengawet dan dari bahan-bahan alami,” katanya.
Novita menyebut generasi anak bayi saat ini akan menjadi generasi alfa dan digital. Semua hal di sekitarnya nanti akan berhubungan dengan teknologi.
Kebiasaan ini bahkan dicontohkan oleh orang tua atau asisten rumah tangga dengan memberikan makan kepada buah hati sambil memegang gadget.
“Kita harapkan bayi mulai bisa dilatih motorik kasar dan motorik halusnya. Motorik dididik dari kepala sampai ujung kaki. Sebelum bisa berjalan pasti merangkak dulu, lalu dilatih genggaman tangannya dulu. Salah satunya dengan mulai bisa makan snack sendiri,” pungkas Novita.(cr1/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022