Jumat, 28 Jul 2017
JPG Today

Dipanggil Sang Suami Tidak Menyahut, Begitu Pintu Didobrak, Astaga...

Rabu, 07 Jun 2017 02:55 | editor : Muhammad Syadri

Ilustrasi

Ilustrasi (pixabay.com)

JawaPos.com - Diduga karena depresi, seorang ibu rumah tangga (IRT) warga di Desa Miranti, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango (Bonbol) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

AH alias Aminah (34) ditemukan tewas tergantung di kamar rumahnya, Sabtu, (3/6) sekira pukul 17.30 Wita.  Aminah diduga nekat menghabisi nyawanya karena depresi atas kematian bayi perempuan yang belum lama ini dilahirkannya.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post (Jawa Pos Group), korban pertama kali ditemukan oleh suaminya Amin Tayebu. Waktu itu Amin tengah mempersiapkan hidangan buka puasa di dapur. Karena waktu berbuka puasa sudah dekat, Amin kemudian memanggil istrinya Aminah yang berada di kamar.

Meski telah berkali-kali dipanggil, namun Aminah tak kunjung menyahutinya. Karena sang istri tak kunjung muncul, Amin pun segera menyusul ke kamar. Ternyata, pintu kamar dalam keadaan terkunci rapat.

Sekali lagi Amin memanggil Aminah seraya menyuruh membuka pintu kamar. Tapi lagi-lagi, tidak ada respon. Karena khawatir terjadi apa-apa dengan istrinya, Amin pun langsung mendobrak pintu kamar tersebut. Begitu pintu terbuka, betapa kagetnya Amin melihat istri tercintanya itu tergantung di atas tempat tidur. Seutas tali terlilit di leher Aminah menjulur ke plafon kamar.

"Waktu itu saya langsung panik dan meminta bantuan para tetangga," kata Amin dengan nada sedih kala diwawancarai awak media.

Menurut Amin pada Kamis (25/5) lalu, istrinya baru saja melahirkan anak ketiga mereka berjenis kelamin perempuan. Sayangnya bayi tersebut tak bertahan lama dan meninggal pada Selasa (30/5). "Setelah kejadian itu, istri saya yang biasanya sangat aktif  mendadak berubah menjadi pendiam. Ia sering menyendiri akhir-akhir ini," kata Amin.

Kapolres Bonbol AKBP Robin Lumban Raja melalui Kasat Reskrim AKP Rudi Hartono mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah TKP sekaligus mengambil visum terhadap jasad korban. Dugaan sementara motif kematian korban adalah karena depresi. Meski begitu kata Robin, kasus ini masih akan diselidiki lebih lanjut untuk benar-benar memastikan kebenaran motif tersebut. "Yang pasti kasusnya sudah kita tangani dan sedang dalam penyelidikan," jelasnya. (tr-54/sad/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia