Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Juni 2017 | 04.37 WIB

Situasi Lokalisasi Gang Semen Bogor di Bulan Suci, Sepi sih Tapi...

Ilustrasi prostitusi di lokalisasi gang semen Bogor - Image

Ilustrasi prostitusi di lokalisasi gang semen Bogor


JawaPos.com - Bisnis prostitusi di lokalisasi Gang Semen, Puncak, Bogor, Jawa barat masih terus bergeliat meski sudah memasuki bulan ramadhan. 



Memang tidak seperti bulan biasanya, di bulan suci umat muslim ini, situasi lokalisasi yang cukup tua di kawasan puncak itu lebih sepi. 



Namun, pelanggan setia yang sengaja datang ke Desa Cipayung itu masih tetap berdatangan, walaupun sangat jauh berkurang. 



Banyak Pekerja Seks Komersial (PSK) memilih pulang kampung di minggu pertama puasa. Wisma yang berjajar di sepanjang Gang Semen terlihat sepi. 



Jika biasanya penjaga vila sudah siap-siap di depan gang menuju kawasan lokalisasi, lain halnya dengan pemandangan malam pertama di bulan puasa.



Salah seorang penjaga vila yang menyambi calo PSK, Jaka menuturkan, aktivitas di Gang Semen akan tutup sekana satu minggu.



Kegiatan di sana akan normal kembali setelah seminggu puasa. Bedanya, selama puasa ini setiap calo PSK akan menunggu di dalam Gang Semen, bukan di depan pintu masuk lokalikasi.



“Ini mah cuma tutup sementara saja. Bulan puasa juga masih buka, karena ada saja tamu yang datang. Biasanya sih yang sudah pelanggan tetap,” ungkap Jaka.



Meski begitu, jumlah pelanggan di Gang Semen tak sebanyak hari-hari biasa.



Ini pula yang membuat banyak PSK memilih pulang kampung. Sebagian dari mereka ada yang beralih membuka usaha.



“Macam-macam sih, ada yang jadi penjual online, penjual kue Lebaran, sama buka warung nasi di kampung,” kata lelaki yang juga pengawal PSK lebih dari 10 tahun.



Karena sepi pelanggan, Jaka pun mau tak mau terkena imbasnya hingga ia harus mencari tambahan penghasilan di luar jadi calo dan bodyguard PSK.



“Ya duit yang ada buat modal usaha saja jualan nasi bareng istri,” terangnya.



Bukan cuma Jaka, nasib berkurangnya pelanggan juga dirasakan Henny (22), wanita asal Cianjur yang sehari-hari jadi si kupu-kupu malam menemani pria hidung belang.



Henny sudah merasakan berkurangnya pelanggan sejak sepekan jelang puasa. Ini ditambah dengan adanya penutupan Gang Semen seminggu ke depan.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore