
Tak Ada Kerjaan
JawaPos.com – Perubahan struktur organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sidoarjo masih menyisakan masalah. Ada dua bidang baru yang hingga kini tidak bisa jalan. Salah satunya, bidang pengendalian penduduk (dalduk) di dinas pemberdayaan masyarakat desa, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak keluarga berencana (PMD P3A KB).
Kepala Dinas PMD P3A KB Ali Imron menyatakan, bidang dalduk dibentuk sejak struktur OPD baru ditetapkan. Bidang baru itu dibentuk untuk menangani permasalahan penduduk yang terus bertambah setiap tahun. Mereka bertugas menyediakan data penduduk. Misalnya, laju penambahan penduduk dari kelahiran dan indeks pembangunan manusia. Termasuk menyuguhkan informasi pertumbuhan penduduk dari migrasi.
Sayangnya, hingga kini bidang dalduk tidak bisa berjalan. Sebab, sejak awal pemkab tidak memberikan anggaran. ’’Praktis hingga kini belum bisa bekerja,’’ ujarnya. Ali menambahkan, fungsi dalduk berbeda dengan dinas kependudukan dan catatan sipil (dispendukcapil). Dalduk tidak hanya mendapatkan dan mengolah data migrasi, tetapi juga memikirkan solusi untuk mengatasi arus urbanisasi.
Ali menegaskan, pihaknya akan memperjuangkan dalduk agar mendapatkan anggaran melalui perubahan anggaran keuangan (PAK) APBD Sidoarjo 2017. ’’Lewat PAK itu akan kami usulkan,’’ jelasnya.
Kondisi serupa dialami bidang pertanahan di dinas perumahan dan permukiman (DPP). Kepala DPP Pemkab Sidoarjo Sulaksono mengatakan, ada satu program kerja yang belum berjalan sama sekali. Yaitu, fasilitasi penyelesaian permasalahan pertanahan dan kekayaan desa. Anggarannya mencapai Rp 5.118.800.000.
’’Itu sama sekali tidak bisa berjalan,’’ paparnya. Penyebabnya, anggaran itu masuk item yang hingga kini tidak boleh dibelanjakan. Sebab, anggaran untuk program kerja bidang pertanahan di DPP menjadi bagian dari tambahan dana dalam APBD Sidoarjo 2017 senilai total Rp 84,7 miliar yang dicoret dalam evaluasi gubernur Jatim.
Menurut Sulaksono, bidang pertanahan hanya menjalankan anggaran rutin. Yakni, gaji pegawai. Adapun kegiatan terpaksa belum bisa dilaksanakan. Sulaksono menuturkan, pihaknya akan mengusahakan program kerja itu bisa berjalan melalui PAK. ’’Saat PAK akan kami usahakan tuntas,’’ tegasnya. (aph/c15/pri)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
