
Bripka Jakamal Tarigan dimakamkan secara militer setelah Salah Zuhur, dan dikubur di taman pemakaman umum (TPU) Pasar 5, Desa Helvetia, Labuhan Deli.
JawaPos.com - Kasus pembunuhan yang dialami oleh Bripka Jakamal Tarigan, membuat aparat kepolisian dari Polrestabes Medan, Polres Pelabuhan Belawan dan Polda Sumut turun tangan. Berselang berapa jam kemudian aparat kepolisian menyisir lokasi pembunuhan yang dialami anggota Satres Narkoba Polresta Medan itu.
Penyisiran itu dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Medan, Kombes Sandi Nugroho, Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Yemi Mandagi, Kasat Brimobda SUmut Kombes Zulkarnaen. Seluruh aparat kepolisian melakukan penyisiran dari rumah ke rumah, Sabtu dini hari (3/6).
Seluruh personel polisi saling berpencar. Satu persatu rumah diperiksa. Setiap laki-laki yang ada di dalam rumah diamankan dan dikumpulkan untuk didata dan dimintai keterangan.
Beriringan proses penyisiran berlangsung, pihak kepolisian melakukan pengejaran terhadap pelaku yang kabur ke arah kawasan ujung Jalan Serbaguna.
Dari penyisiran yang berlangsung hingga dua jam lebih, sebanyak 64 pria suku Nias diamankan dan digiring ke Mapolres Pelabuhan Belawan.
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Yemi Mandagi di lokasi mengatakan, pihaknya masih mencari dan menyelidiki pelaku. Para warga yang diamankan dimintai keterangan untuk mengungkap kasus pembunuhan itu.
“Untuk pelakunya masih kita selidiki, jadi seluruhnya kita bawa ke kantor untuk dimintai keterangan,” kata Yemi seperti dilansir Sumut Pos (Jawa Pos Group), Minggu (4/6).
Sebagaimana diketahui dalam berita sebelumnya, Bripka Jakamal Tarigan, personel polisi dari Satres Narkoba Polrestabes Medan jadi korban pembunuhan dari aksi brutal warga di Jalan Serbaguna, Pasar 4, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Deliserdang.
Pemuda di lokasi kejadian yang dipengaruhi minuman keras itu menghabisi nyawa Bripka Jakamal Tarigan dengan tusukan di bagian leher, dada, perut dan paha dengan 12 tusukan.
Padahal sebelumnya para pemuda telah diberikan peringatan bahwa dirinya adalah polisi dan tembakan peringatan ke udara tiga kali tapi tetap saja tak digubris.
Alhasil Bripka Jakamal Tarigan meninggal dunia walau sempat dilarikan ke rumah sakit. Kejadian yang terjadi pada Jumat (2/6), pukul 23.00 WIB. Pembunuhan itu karena adanya aksi saling serang pemuda di lokasi setempat. Bripka Jakamal semula untuk melerai dari aksi perkelahian tersebut. Namun dia yang menjadi korban. (fac/yaa/iil/JPG)

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
