
Suasana buka puasa di Masjid Kota, Sampit.
Bulan Ramadan, bulan penuh berkah. Setiap orang tidak bakal ada merasa kesulitan. Begitu juga untuk berbuka. Ada sejumlah tempat yang menyediakan takjil gratis bagi kaum muslim yang berada di jalanan atau tidak sempat berbuka di rumah.
RINDUWAN, Sampit
Seperti yang terdapat Masjid Al Madinatul Mubarokah, atau yang lebih dikenal dengan sebuatan Masjid Kota, Sampit, Kalimantan Barat (Kalbar) yang setiap hari menyediakan takjil gratis dan menu berbuka puasa.
Aktivitas Masjid Kota di Jalan Iskandar Sampit tidak pernah sepi saat siang hingga malam hari. Banyak hal yang dilakukan masyarakat, dan juga para musafir di masjid tersebut. Mereka berlomba-lomba mencari berkah di salah satu masjid tua di Bumi Habaring Hurung ini.
Memasuki masjid, suasana dingin begitu terasa. Banyak kipas angin yang dinyalakan. Sehingga banyak yang memanfaatkan suasana ini untuk melakukan berbagai aktivitas, mulai sekadar duduk-duduk, tiduran sambil menunggu salat zuhur, dan banyak pula yang tadarus.
Aktivitas itu sudah menjadi pemandangan biasa di Masjid Kota saat siang hari di bulan ramadan. Ditambah lagi lokasi masjid yang sangat strategis karena berdekatan dengan Pusat Perbelanjaan Mentaya dan Ikon Patung Jelawat. Sehingga banyak para musafir yang dari dari luar kota dan dari daerah lain untuk mencari berkah di masjid tersebut.
Bahkan masjid ini juga menyiapkan takjil serta makan untuk berbuka puasa dengan bubur ayam. Bubur ayam khas Banjar dengan campuran bumbu spesial yang banyak dicari masyarakat Sampit.
Di lantai paling atas masjid tersebut terdapat pengurus masjid yang sedang mempersiapkan menu bubur ayam khas Banjar. Ada empat perempuan yang memasak untuk nantinya diberikan kepada siapa saja yang datang di masjid, baik itu masyarakat sekitar hingga para musafir.
”Kami setiap hari selalu menyediakan takjil dan menu andalan bubur ayam khas Banjar untuk berbuka puasa," Kata Supiani Asran, pengurus Masjid Kota seperti dilansir Radar Sampit (Jawa Pos Group), Jumat (2/6).
Jumlah bubur ayam yang disediakan di masjid ini mencapai ratusan porsi. Selain itu juga ada pelangkap yakni takjil lainnya, seperti kurma dan kue. Untuk minumannya sendiri teh hangat. ”Minimal ada seratus porsi yang kita sediakan. Bahkan sering lebih," ujar pria yang akrab disapa Haji Ian itu.
Menurutnya, setiap tahun masjid ini memberikan makanan untuk berbuka puasa kepada siapa saja yang datang ke masjid tersebut dengan menu yang sama, yakni bubur ayam khas Banjar. Terkadang juga ada nasi, dan itupun hanya beberapa kali. ”Kalau masyarakat Sampit malah mencari bubur dari pada nasi. Hanya sesekali saja menunya nasi. Itupun kiriman dari sejumlah pengusaha yang memberikan kepada pengurus," ujarnya.
Untuk masalah biaya takjil dan makanan buka puasa ini gratis. Karena banyak donatur yang menyumbangkan uang kepada pengelola masjid. Sehingga uang tersebut diputarkan selama satu bulan untuk dibagikan gratis.
Jumlah donatur tidak tetap setiap tahunnya. Seperti tahun ini pihak pengelola Masjid Kota ini keliling mendatangi sejumlah toko di komplek PPM. Banyak yang menyumbangkan uang kepada pengelola. ”Totalnya ada 56 orang yang menyumbang. Sedikit atau banyak kita terima. Karena ini untuk buka puasa yang kita bagikan secara gratis," terangnya.
”Makanan menunya bubur tadi. Minumnya kadang teh hangat kadang juga susu. Untuk setiap hari dana yang kita pakai kurang lebih Rp 1,2 juta," jelasnya.
Untuk urusan memasak mengandalkan empat perempuan, yakni Hj Nurul azizah, ketua yang mengurus soal masakan. Dia dibantu Rustina Dewi, Rahmatul Eliana, danSiti Liana. ”Setiap hari kita mulai mempersiapkan untuk memasak dari pukul 10.00 WIB. Kami mulai membersihkan bawang merah, bawang putih, sayuran serta yang lainnya," kata Hajah Nurul Azizah.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
