Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 Mei 2017 | 08.25 WIB

Tembak dan Sabet Dengan Golok Bandar Karet, Rampok Sikat Ratusan Juta

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com -Aksi perampokan sadis kembali terjadi di Desa Waysido, Kecamatan Tulangbawang Udik, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), pada Minggu (28/5) dini hari. Kediaman korbannya,  Sarbun (37),  yang juga bandar karet disatroni kawanan rampok bersenjata api dan golok sekitar pukul 01.30 WIB.


Selain berhasil membawa kabur uang ratusan juta rupiah, komplotan rampok ini juga melukai korbannya hingga harus mendapat perawatan akibat luka tembak dan sabetan golok pelaku.


Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, pelaku yang diperkirakan sekitar sembilan orang masuk melalui jendela ruang tamu dengan cara mendobrak teralis menggunakan kayu balok. Setelah berhasil menjebol jendela, tiga pelaku langsung masuk ke kamar korban dan menanyakan tempat penyimpanan uang dengan menodongkan senjata api (senpi) dan golok ke arah korban.


Merasa nyawanya terancam, akhirnya korban dengan terpaksa menunjukkan brankas tempat penyimpanan uang yang ada di dalam kamar tidur korban. Pelaku pun berhasil mengambil uang dari dalam brangkas yang ada di bawah tanah itu. Uang yang dipakai korban untuk jual-beli karet tersebut berjumlah sekitar Rp200 juta.


Belum puas dengan hasil rampokannya, para pelaku juga menggasak uang hasil warung milik istri korban sekitar Rp11 juta yang ada didalam tas di balik pintu kamar. 


Merasa tertindas, korbanpun akhirnya nekat melakukan perlawanan sehingga para pelaku dengan beringas membuang tembakan ke arah korban yang menyebabkan luka cukup serius di beberapa bagian tubuh korban. Setelah itu, para pelakupun kabur melalui jendela yang mereka dobrak tersebut.


Akibat luka serius yang dideritanya, korban langsung dilarikan ke klinik terdekat untuk mendapatkan pertolongan sesaat setelah terjadinya peristiwa perampokan tersebut.


”Para perampok  memaksa saya  menunjukkan tempat penyimpanan uang yang ada di kamar saya. Setelah mengambil uang hasil jual beli karet dari kamar,   mereka juga mengambil uang warung milik istri saya,” kata Sarbun saat sedang mendapatkan penanganan medis. 


Roliansyah, Kepala Tiyuh Way Sido membenarkan telah terjadi peristiwa perampokan yang menimpa warganya. ”Iya benar, kejadian tadi malam sekitar jam satu. Informasi dan keterangan yang saya terima, uang yang berhasil dibawa pelaku berjumlah sekitar Rp210 juta. Korban (Sarbun) sekarang sudah mendapat perawatan karena mengalami luka ditangan dan kaki akibat tembakan senjata api dan golok,” singkatnya, kemarin.


Purwanto, Pemilik Klinik Mitra Keluarga Medika Tiyuh Marga Kencana, Kecamatan Tuba Udik menjelaskan, korban perampokan (Sarbun) mengalami luka di empat titik, tiga titik luka tembak dan satu titik luka bacok (robek). Luka tembak ada di kaki kiri bagian paha dan pergelangan tangan kiri, sementara luka bacok di kaki kanan bagian betis.


”Paha sebelah kiri dua tembakan, yang pelurunya tembus yang dekat lutut, satu peluru nyarang di paha tapi berhasil diangkat, sedangkan yang di pergelangan tangan pelurunya nyarang dan tidak bisa diangkat di klinik, karena harus spesialis bedah. Untuk luka bacok dibetis sebelah kanan sebanyak 12 jahitan, panjang sekitar 7 cm dengan kedalaman 2 cm. Atas permintaan keluarga, pasien kami rujuk ke RS Mardi Waluyo Metro,” terangnya melalui telepon selular.


Sementara, Kapolsek Tuba Udik Iptu Aladin Effendi mengatakan, setelah mendapatkan laporan dari masyarakat telah terjadinya perampokan, pihaknya langsung ke lokasi kejadian melakukan olah TKP. Saat ini, kasus perampokan yang menimpa pengusaha jual beli karet tersebut sedang dalam penyelidikan pihak kepolisian.


”Ya, benar ada kejadian perampokan di Tiyuh Waysido, namun untuk sementara ini anggota kami sedang melakukan penyelidikan dan barang bukti yang telah kami amankan satu buah balok kayu yang di gunakan pelaku untuk mendobrak jendela rumah korban," katanya sebagaimana dilansir Radar Lampung (Jawa Pos Group), Selasa (30/5).


Pelaku, katanya,  di perkirakan berjumlah lebih dari lima orang, menggunakan senpi dan sajam. "Korban mengalami luka bacok dan ditembak di bagian paha dan kaki,” ungkap Aladin.(fei/ded/rnn/c1/whk/nas/JPG)

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore