
Ilustrasi
JawaPos.com - Ulah sok jago preman kampung menenteng senjata tajam (Sajam) jenis pisau ukuran 20 Cm di dalam Gang Taslim, Jalan Tanjung Raya I, Pontianak Timur, berujung di meja polisi. Pemuda 31 tahun bernama Ferry Boy alias Si Boy itu tak berkutik dibekuk polisi yang sedang berpatroli, Jumat (26/5).
“Informasi yang masuk ke kita, pisau ukuran 20 Cm itu diangkat-angkatnya,” kata Kapolsekta Pontianak Timur Kompol Abdul Hafidz kepada wartawan, Minggu (28/5).
Menurut Hafidz, begitu mendapat informasi, anggotanya yang sedang berpatroli langsung mendatangi Gang Taslim. Polisi langsung mendekati pemuda yang kerap dipanggil Si Boy itu. Melihat polisi mendekatinya, preman kampung itu langsung menyelipkan pisau ke pinggang kirinya.
“Pisaunya kita ambil. Pisau itu bergagang kayu dan bersarung kan kayu pula. Barang bukti langsung kita amankan dari pinggang Si Boy,” jelas Kompol Hafidz.
Si Boy dan pisau miliknya langsung dibawa ke Mapolsekta Pontianak Timur. Ulahnya yang sok jagoan itu sangat meresahkan warga. Bahkan warga, khususnya kalangan wanita ketakutan melihat Si Boy.
“Itu berbahaya, senjata tajam digitukan. Karena penyalahgunaan senjata tajam cara negatif itu melanggar hukum. Bisa saja mencelakakan orang lain,” tegas Hafidz.
Si Boy dijerat Undang-Undang Nomor 12 tahun 1951 tentang Darurat. Ancaman hukumannya maksimal 12 tahun penjara. “Siapa saja yang membawa senjata sajam yang meresahkan masyarakat, pasti akan kita tangkap,” tegasnya
Dijelaskan Hafidz, menekan gangguan Kamtibmas selama bulan suci Ramadan, jajaran Mapolsekta Pontianak Timur melakukan patroli rutin. Sasarannya penyakit masyarakat maupun gangguan Kamtibmas lainnya. “Polsekta Pontianak Timur tak ingin sedikit pun terjadi gangguan,” katanya.
Hafidz menerjunkan jajarannya untuk berpatroli hingga ke pemukiman warga. Dia mengimbau masyarakat Pontianak Timur tetap memberikan informasi kepada jajarannya, apabila melihat gangguan Kamtibmas atau menjadi korban kejahatan.
“Laporkan kepada kita, sekecil apapun pasti akan kita tindaklanjuti informasi tersebut. Karena masyarakat juga sangat berperan penting dalam menjaga Kamtibmas,” imbaunya. (zrn/fab/JPG)

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
