
ANTISIPASI: Apel personel kepolisian, satpol PP, dan linmas di Jalan Embong Malang.
JawaPos.com – Polisi bergerak cepat setelah dibentuk Tim Sutra (Surabaya Tertib Ramadan). Jumat (26/5) malam hingga Sabtu (27/5) dini hari polisi merazia sejumlah tempat hiburan malam. Gelar sekat juga dilakukan polsek-polsek di rayon masing-masing.
Operasi tersebut dilaksanakan serentak di beberapa wilayah. Polrestabes Surabaya melakukan operasi dengan melibatkan beberapa satuan. ’’Kebetulan kami dari sabhara yang mengetuai operasi ini. Jadi, kami kerahkan unit tipiring,’’ ujar Kasatsabhara Polrestabes Surabaya AKBP Awan Hariono.
Total 75 personel diturunkan untuk melakukan pengamanan saat itu. Selain polisi, ada personel dari linmas dan satpol PP. Rute pertama yang disasar adalah beberapa tempat hiburan malam di kawasan Kenjeran. Di lokasi tersebut banyak kafe atau tempat hiburan malam yang menjual minuman beralkohol.
Bukan hanya itu, keberadaan tempat hiburan tersebut kerap meresahkan warga sekitar. ’’Tapi, dari operasi yang kami lakukan, tidak ada tempat hiburan malam yang buka,’’ kata perwira dengan dua melati di pundak tersebut.
Sebelumnya memang ada perjanjian antara pihak berwenang dan pengelola tempat hiburan malam. Kamis (25/5) merupakan hari terakhir mereka beroperasi. ’’Kalau mereka masih berani membuka tokonya selama Ramadan, kami tidak segan-segan untuk jatuhi hukuman tipiring,’’ tegas alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1999 tersebut.
Selain menciptakan keamanan selama Ramadan, operasi tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kewaspadaan menyusul teror bom di Kampung Melayu, Jakarta. Kapolrestabes Surabaya menginstruksi jajarannya agar waspada. Gelar sekat harus semakin sering dijalankan polsek di rayon masing-masing.
Pada malam yang sama, polsek di rayon I dan II melakukan sekat. Rayon I yang terdiri atas Polsek Bubutan, Tambaksari, dan Simokerto mengambil wilayah di kawasan Nyamplungan, Simokerto. Rayon II yang terdiri atas Polsek Genteng, Sawahan, Tegalsari, dan Wonokromo menggelar penyekatan di kawasan Kedungdoro, Sawahan.
Hasilnya, rayon I memeriksa 20 truk yang melewati area sekatnya. Di rayon II ada 14 mobil pribadi yang diperiksa. Sebelumnya, personel rayon I juga memeriksa sebuah home industry di wilayahnya. Mereka menyita 15 botol cukrik. ’’Ini memang sebuah tindakan yang kami lakukan untuk mencegah terjadinya teror di kota ini,’’ jelas Awan. (bin/mir/c15/fal)

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
