
Ilustrasi
JawaPos.com – WAP, gadis berusia 15 tahun menjadi korban pemerkosaan di sebuah rumah kosong di Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Pelakunya HA, cowok 12 tahun, tetangganya.
Menurut DH (41), ibu korban, peristiwa bermula saat WAP bersama J (6), adiknya hendak mengantarkan dagangan ke sebuah rumah makan pada 27 April 2017 lalu.
Di tengah jalan, WAP yang putus sekolah tersebut dijegat oleh HA dan dua temannya, AR (12) dan AH (11), yang merupakan kakak-adik. HA dan dua temannya itu kemudian mengajak WAP dan J ke dalam sebuah rumah kosong. Di situ, AR dan AH lalu memegang tangan dan kaki WAP. Sedangkan, AH mencumbui WAP layaknya suami-istri.
“Anak saya ngomong sempat ngelawan, sempat nendang mereka, tapi dipegangin terus sama temen-temennya pelaku,” ujar DH di depan unit PPA Polres Metro Bekasi Kota, Jumat (26/5).
DH manambahkan, AR dan AH juga sempat meraba-raba tubuh WAP. Lalu, keduanya membuka paksa celana WAP. HA kemudian memperkosa WAP. Mirisnya perbuatan bejat itu dilakukan depan J.
“Anak saya yang kedua (J) diancem juga, disuruh diem. Tau-tau dia lari pulang ke rumah terus cerita kejadian itu ke saya,” jelas DH.
Mendengar cerita J, DH pun naik pitam. Dia segera memberitahu suaminya yang tengah bekerja sebagai satpam di Jakarta Utara. Setelah itu DH menyambangi rumah kosong tersebut dan menanyai HA. Namun saat ditanya, HA mengelak dan marah-marah.
“Eh emak DH, kalau ngomong jangan sembarangan. Jangan suka ngarang lu. Elu nggak tau, gue cucunya siapa,” kata DH menirukan hardikan HA.
Menurut DH, HA dikenal sebagai anak nakal dan gemar menonton film porno di sebuah warnet tak jauh dari kediamannya.
“Kata anak saya yang kedua, awalnya temannya yang dua itu (AR dan AH) nggak mau ikutan. Tapi dipaksa sama si pelaku (HA). Mereka mah nurut aja, mereka pegang-pegang dada anak saya juga. Mereka takut karena memang tuh anak (HA) disegeni di sini, cucunya tokoh besar di Bekasi, ketua ormas Bekasi juga,” bebernya.
Laporan WAP dan DH tercatat dengan nomor LP/409/K/V/2017. Untuk memperkuat laporannya WAP juga sudah melakukan visum. Namun sayang, hingga kini, pelaku masih bebas berkeliaran.
“Itu bocah keturunan Arab, tapi kelakuannya parah banget. Ngomongnya suka kasar dan jorok. Kata temannya aja, kerjanya nonton film jorok mulu di warnet, dia juga kalau bawa motor suka kebut,” pungkasnya. (DVD/lamjo/yuz/JPG)

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
