
Ilustrasi
JawaPos.com - Pencurian dengan motif mengikuti korban yang baru mengambil uang dari sebuah bank dengan jumlah yang besar kembali terjadi di Kota Marmer. Kali ini menimpa Naim Abdul Halim, warga Desa Doroampel, Kecamatan Sumbergempol.
Dia harus kehilangan Rp 90 juta dalam sekejab. Padahal rencananya uang tersebut akan digunakan untuk melunasi utangnya.
Berdasarkan informasi yang didapat dari korban, kejadian tersebut berawal ketika korban mengambil uang di salah satu bank swasta yang ada di Jalan Panglima Sudirman pada Rabu (24/5). Sekitar pukul 15.30 korban berniat pulang dan meletakkan uang di bawah jok motor beat berwarna biru dengan nopol AG 2401 QA.
Dalam perjalanan pulang korban merasa dibuntuti dua orang yang tidak dikenal, akhirnya korban memutuskan untuk mampir kerumah rekan korban di Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Tulungagung.
Korban memarkir motornya di halaman rumah rekannya. Pada saat itulah pelaku mengambil uang tersebut dengan membuka jok motor korban.
Korban, Naim Abdul Halim, mengatakan dia sudah merasa ada kejanggalan, saat keluar dari bank. Ketika itu ada pria dengan tubuh tegap sedang menelpon dengan gaya mencurigakan. Namun dia tidak merespon hal tersebut, hingga ada dua orang tak dikenal menggunakan motor vario hitam mulai mengikutinya.
“Saat saya keluar dari bank ada dua orang berboncengan, yang awalnya berada di depan Alfamart terus mengikuti saya,” katanya sebagaimana dilansir Radar Tulungagung (Jawa Pos Group), Jumat (26/5).
Merasa ada yang mengikuti, Naim pun memutuskan untuk singgah di salah satu rumah rekannya. Dia memarkir motornya dengan posisi uang Rp 90 juta di dalam jok.
Belum sampai tiga menit dia duduk, pelaku sudah berhasil mengambil uang dengan cara membuka jok menggunakan kunci T. “Saya mengatakan kepada teman saya, bahwa ada orang yang mengikuti saya dari bank, belum selesai bercerita teman saya sudah mengetahui pelaku sedang membuka jok motor,” terangnya.
Mengetahui ada yang mencuri, salah satu rekannya langsung mengejar menggunakan sepeda motor, bertepatan saat itu juga mobil patroli Polres Tulungagung melewati tempat kejadian dan ikut mengejar pelaku kearah selatan.
Namun pelaku berhasil melarikan diri. “ Saya berpikir aman, karena waktu itu di rumah teman saya ada sekitar 6 orang, dan pada waktu itu juga ada tetangga teman saya di depan rumah,” ungkapnya.
Kasubag Humas AKP Saeroji membenarkan bila telah terjadi tindakan pencurian di depan percetakan Makartiyasa tepatnya di Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Tulungagung. Akibat pencurian tersebut korban merasa dirugikan senilai Rp 90 juta. “ Benar telah terjadi tindak pidana pencurian, dan saat ini pelaku masih dalam proses penyelidikan,” jelasnya. (hki/din/nas/JPG)

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
