Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Mei 2017 | 21.32 WIB

Berkeliaran di Sekitar Waduk, Babi Liar Dibakar

Babi peliharaan di sekita Dam Duriangkang, Batam. - Image

Babi peliharaan di sekita Dam Duriangkang, Batam.

JawaPos.com - Masih berkeliarannya babi liar di sekitar Dam Duriangkang membuat Direktorat Pengamanan (Ditpam) Badan Pengusahaan (BP) Batam melakukan pemusnahan massal. Sebab selama ini babi itu telah ditertibkan karena merusak ekosistem di sekitar waduk sumber air bersih itu.

"Kurang lebih, kawasan yang kami tertibkan itu sekitar 10 hektare," kata Direktur Ditpam BP Batam, Budi Santoso seperti dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group), Kamis (25/5).


Dia mengatakan di kawasan Rindu Malam I pihaknya menemukan sekitar 50 ekor babi yang berkeliaran. Sehingga pihak BP Batam kembali mengambil langkah tegas. "Babi yang ada itu, sisa dari penertiban sebelumnya. Kami musnahkan lagi dengan cara dibakar," tuturnya.


Ketika babi itu hendak dimusnahkan, ada beberapa orang warga  mengaku sebagai pemiliknya. Lantas pemilik babi itu dipersilakan untuk membawanya.


"Kalau yang tak ada pemiliknya, kami bakar dan kubur. Tapi ada yang klaim, kami minta membawa babi tersebut keluar dari kawasan Dam Duriangkang," ujarnya.


Penindakan ini dilakukan setelah pihak BP Batam menemukan masih adanya babi-babi yang berkeliaran. "Sejak ditertibkan, kami awasi terus. Ini kami tindak lagi," ungkapnya.


Budi mengatakan bahwa pihaknya tak akan pernah berhenti menindak, oknum-oknum nakal yang mencoba memelihara babi di sekitaran Dam Duriangkang. Oleh sebab itu, dia menuturkan pihak Ditpam BP Batam akan melakukan pengawasan secara berkala. "Untuk mencegah masuknya orang-orang yang ingin mendirikan perternakan babi, atau hal-hal lainnya yang dapat mencemari air di Dam Duriangkang," tuturnya.


Tak hanya babi saja, Budi menuturkan pihaknya juga melakukan penindakan terhadap keramba ikan ilegal yang didirikan di kawasan Dam Duriangkang.


Selain itu juga kebun-kebun yang digarap warga, dengan cara menebang pohon-pohon besar di sekitaran Dam Duriangkang. Bila pohon tersebut ditebang, maka akan menurunkan daya serap air di sekitaran Dam Duriangkang. (ska/iil/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore