
Ilustrasi
JawaPos.com - Pemerintah Kabupaten Bogor membuat aturan operasional bagi para pengelola hotel, cafe, sanggar tari, dan tempat hiburan malam (THM), selama Ramadan. Berdasarkan surat edaran nomor 301/546-pol pp, mereka sama sekali tidak boleh melakukan aktivitas.
Kabid Penegakan Perundang Undang Daerah Satpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridhallah menegaskan, tidak ada lagi pengelola hotel, cafe, sanggar tari, dan THM yang membuka tempat usahanya selama bulan puasa.
Di sisi lain, pihaknya telah mengeluarkan imbuan kepada para pemilik restoran, rumah makan, dan warung untuk tidak melaksanakan kegiatan sejak pagi dan siang hari.
“Mereka baru dapat berjualan sejak pukul 16:00 hingga 21:00, dan jelang waktu sahur pukul 02:00 hingga 04:00. Sedangkan untuk THM baru boleh beroperasional kembali satu minggu setelah lebaran,” ujar Agus kepada Radar Bogor (Jawa Pos Group), Selasa (23/05).
Dalam surat edaran tersebut, terdapat point bagi pegawai hotel dan restoran selama bulan ramadan untuk mengenakan pakaian muslim.
“Kami akan melakukan patroli setiap saat dan melakukan penertiban, jika tidak melaksanakan surat edaran,” tegasnya.
Sementara itu, Camat Cisarua, Bayu Rahmawanto menjelaskan, terkait dengan larangan operasional selama Bulan Puasa, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada para pelaku hotel, cafe, sanggar tari, dan THM.
“Ini sudah kesepakatan antara Muspika Cisarua dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), MUI, KNJP dan KNPI, termasuk tempat makan di Cisarua tutup total sampai jam yang sudah ditetapkan,” ujar Bayu.
Untuk pengawasan, Bayu menegaskan pihaknya akan membentuk Satgas Muspika Cisarua bersama elemen masyarakat. Camat Parung, Daswara Sulanjana pun akan melakukan pengawasan terkait dengan tempat yang wajib tutup selama Ramadan. “Ada sembilan yang terdata nanti kita berikan surat edaran,” ujarnya.
Menurutnya, beberapa tempat hiburan malam juga sudah ditertibkan untuk memberikan rasa aman selama masyarakat Kabupaten Bogor menjalankan ibadah puasa.
Daswara memang ingin menghilangkan imej negatif masyarakat terhadap Parung. (ded/pj/yuz/JPG)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
