Selasa, 30 May 2017
PEMENANG READERS CHOICE
JPG Today

Zola Buka Lelang Sekda, Terbuka Secara Nasional

Sabtu, 20 May 2017 01:50 | editor : Mochamad Nur

Gubernur Jambi Zumi Zola

Gubernur Jambi Zumi Zola (Dok.Jambi Independent/JPG)

JawaPos.com -  Setelah pengumuman dan masa pendaftaran lelang jabatan 31 posisi  eselon II di lingkup Pemerintah Provinsi Jambi dibuka dua minggu lalu, dalam waktu dekat pengumuman lelang jabatan untuk jabatan Sekretaris daerah (Sekda) Provinsi Jambi juga akan dibuka.

Karena, dari awal Januari 2017 lalu hingga sekarang jabatan sekda Provinsi Jambi masih dipegang oleh Penjabat Sekda.

Erwan Malik, Penjabat Sekda (Pj Sekda) Provinsi Jambi mengatakan lelang jabatan eselon 1 di Provinsi Jambi ini akan dibuka. Erwan mengatakan lelang jabatan Sekda ini terbuka secara nasional. “Terbuka secara nasional. Sehingga siapapun dari daerah mana saja di Indonesia ini bisa ikut mendaftar lelang jabatan sekda,” katanya  seperti ditulis Jambi Independent (Jawa Pos Group), Sabtu (20/5). 

Lelang ini akan dibuka setelah persetujuan dari Komisi Aparatur sipil Negara (KASN) turun ke Provinsi Jambi. Saat ini pihaknya sedang menunggu surat dari KASN tersebut. 

“Kemungkinan akhir Mei ini bisa dibuka. Yang jelas kita sedang menunggu persetujuan dari KASN,” katanya. 

Ditanyakan mengenai persyaratan untuk mengikuti lelang jabatan Sekda Provinsi Jambi, menurutnya tidak jauh berbeda dengan lelang jabatan yang sedang dilakukan saat ini. Hanya saja, yang berbeda adalah syarat kepangkatannya. 

“Yang ingin mendaftar, minimal berpangkat 4C. Tapi lebih diutamakan lagi yang berpangkat 4D. Kalau untuk lebih rinci, nanti pas saat pengumuman dan pendaftaran dibuka,” katanya.

Erwan sendiri belum dipastikan bakal ikut lelang atau tidak. Namun, sejumlah orang dekat Zumi Zola dikabarkan sudah tak menginginkan Erwan menjadi Sekda. Apalagi, Erwan saat ini sudah menjadi Kepala Bappeda definitife.

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jambi Nasri Umar meminta agar lelang jabatan sekda segera dilaksanakan. Pejabat definitif, akan menentukan jalannya roda pemerintahan. “Kalau sekarang kan belum definitif. Eselon II, 31 jabatan Pelaksana Tugas. Sekda juga bukan defintif, meskipun dijabat oleh Penjabat Sekda,” katanya.

Pejabat-pejabat definitif yang tepat sesuai kemampuan dan orang yang tepat akan menentukan cepat atau lambatnya program Jambi Tuntas terlaksa. “Hingga saat ini saja, masih 11 persen saja serapan anggaran. Ini sudah pertengahan tahun. Agustus sudah masuk APBD Perubahan. Supaya Program Jambi Tuntas ini bisa selesal sesuai dengan visi dan misi Gubernur. Kalau sekarang masih jalan ditempat,” tandasnya. (enn/mui/nas/JPG)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia