Selasa, 30 May 2017
PEMENANG READERS CHOICE
Hukum

Tim Hukum FPI Susul Habib Rizieq ke Arab Saudi, Ini yang akan DIbahas

Jumat, 19 May 2017 20:55 | editor : Fadhil Al Birra

Habib Rizieq

Habib Rizieq (Dok JawaPos.com)

JawaPos.com - Habib Rizieq Shihab sampai sekarang masih ada di Arab Saudi. Dia tak kunjung kembali ke Indonesia padahal kehadirannya sangat dinanti untuk diperiksa kasus dugaan percakapan mesum bersama Firza Husein yang kini sudah menyandang status tersangka.

Untuk memudahkan komunikasi, dalam waktu dekat tim hukum dari Front Pembela Islam (FPI) yang selama ini mengawal Habib Rizieq akan menyusul ke Arab Saudi. Hal ini dibenarkan oleh kuasa hukum Rizieq, Sugito Atmo Pawiro.

"Iya betul. Hendak membahas langkah strategis secara yuridis apa yang akan dihadapi. Kedua, polisi kan punya wewenang pada waktu pemanggilan sebagai saksi tapi nanti tiba-tiba ditetapkan sebagai tersangka bisa saja," tutur dia, Jumat (19/5).

Mengantisipasi hal itu, maka kuasa hukum akan berkoordinasi dengan Rizieq. Dia bahkan menyebutkan bahwa sebenarnya kliennya dan Firza adalah korban dalam kasus ini.

"Jadi handphone disita pada tanggal 2 Desember, tanggal 20 Desember diviralkan oleh orang yang enggak jelas padahal waktu itu handphone disita di penyidik," sambung dia.

Lalu untuk alasan Rizieq yang tak kunjung pulang karena wewenang dari kepolisian yang bisa dengan mudahnya menjadikan seseorang sebagai tersangka. "Ketidakadilan ini membuat habib berpikir dua kali untuk pulang sebelum apa yang terkait persoalan ini matang. Harus ada strategi," tambahnya.

Saat ini, kata dia, sejumlah perwakilan dari tim hukum FPI ada yang sudah berangkat. Pada intinya, mereka ingin perkara ini cepat selesai dan Rizieq bisa kembali ke Indonesia. Karena memang dengan sikap berlama-lama Rizieq di Arab Saudi, telah banyak menimbulkan fitnah.

Sugito juga merahasiakan di mana tepatnya nanti pertemuan mereka dengan Habib Rizieq. Dia juga mengaku tidak tahu di mana saat ini Habib Rizieq menginap bersama keluarganya. "Yang jelas ada sembilan yang berangkat, ini sudah ada empat atau lima di sana (Arab Saudi)," tukas dia. (elf/JPG)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia