Senin, 29 May 2017
PEMENANG READERS CHOICE
Bisnis

UKM Jangan Khawatir Virus Wannacry

Jumat, 19 May 2017 18:38 | editor : Muhammad Syadri

General Manager-SEA dari Kaspersky Lab, Sylvia Ng dalam konferensi pers

General Manager-SEA dari Kaspersky Lab, Sylvia Ng dalam konferensi pers (Rieska/JawaPos.com)

JawaPos.com - Era ekonomi digital membuat para Usaha Kecil Menengah (UKM) mulai merambah pemasaran secara online. Namun munculnya isu serangan teroris siber Ransomware Wannacry, membuat para UKM dan perusahaam startup cemas. Kaspersky Lab merilis versi terbaru dari solusi Kaspersky Small Office Security yang ditujujan bagi UKM agar tetap terlindungi dari beragamnya ancaman siber yang harus mereka hadapi.

Dilengkapi dengan fungsi anti-ransomware, pengamanan transaksi keuangan online dan kemudahan dalam pemantauan status keamanan  yang telah ditingkatkan, mendorong Kaspersky untuk memberi perlindungan. Tujuannya agar UKM fokus pada bisnis dan inovasinya.

"UKM merupakan pilar utama pertumbuhan ekonomi sebuah bangsa. Kami mengembangkan sebuah solusi yang secara khusus ditujukan bagi perusahaan dengan jumlah karyawan 5 sampai 50 orang. Namun sayangnya di Indonesia menganggap keamanan perlindungan infrastruktur IT bukan yang utama," tegas General Manager-SEA dari Kaspersky Lab, Sylvia Ng dalam konferensi pers, Jumat (19/5).

Sylvia menambahkan pihaknya memahami masih banyak startup yang memiliki pemikiran bahwa mereka harus mengencangkan ikat pinggang dan menghemat anggaran khususnya dakam hal keamanan. Namun ternyata penjahat siber tak peduli pada korbannya.

"Di sinilah kami hadir untuk memperkuat perimeter siber dengan solusi yang disesuaikan bagi usaha kecil menengah yang memerlukan alat perlindungan sederhana namun efektif," paparnya.

Penelitian Kaspersky Lab terbaru, sebanyak 42 persen UKM khawatir ancaman crypto malware. Maka versi terbary Kaspersky Small Office Security menawarkan perlindungan yang telah ditingkatkan terhadap ancaman cryptors. Fitur anti-ransomware di komponen System Watcher tidak hanya memblokir upaya enkripsi berbahaya namun memicu pencadangan dan pemulihan secara otomatis sehingga memberikan rasa aman bagi pegiat usaha UKM.

Selain itu ada fakta lebih separuh UKM di Amerika Serikat sekarang mengandalkan mobile banking untuk mengakses dan mengelola akun mereka. Hal itu menyebabkan popularitas transaksi online tidak luput dari perhatian para penjahat siber. Untuk mengatasi hal itu, fitur Safe Money yang telah disempurnakan dalam Kaspersky Small Office Security memberikan perlindungan yang lebih baik atas transaksi keuangan dari aksi para penipu online.

"Dengan cara melindungi dari pemanfaatan screen grabs atau penggunaan fungsi clipboard yang biasanya diandalkan oleh para penjahat siber untuk mencuri data bisnis keuangan yang berharga," tegas Sylvia.

Selain itu versi terbaru Kaspersky Small Office Security juga memberikan UKM cara mudah untuk memantau status keamanan mereka. Caranya melalui konsol pemantauan berbasis awan yang terdedikasi. Perusahaan memiliki sebuah tampilan dari status perlindungan semua perangkat di jaringan mereka mulai dari PC dan laptop hingga ke server file dan perangkat seluler.

"Ancaman serta potensi kerusakan yang ditimbulkan crypto malware merupakan kenyataan yang menakutkan bagi UKM, maka versi terbaru ini bisa mencegah dan mendeteksi dini sehingga bisnis terus berjalan dengan aman," tandas Sylvia.(cr-1/JPG)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia