Jumat, 21 Jul 2017
All Sports

Tour de Indonesia Rasa Giro d’Italia

Jumat, 19 May 2017 14:01 | editor : Miftakhul F.S

ADU KENCANG: Para peserta Custom Cycling berebut tempat terdepan.

ADU KENCANG: Para peserta Custom Cycling berebut tempat terdepan. (Boy Slamet/Jawa Pos)

JawaPos.com- PB ISSI melakukan gebrakan baru untuk 2018. Induk sepeda balap Indonesia itu kini menggandeng operator salah satu grand tour, Giro d’Italia, untuk menggelar Tour de Indonesia 2018. Langkah tersebut dilakukan untuk mengangkat kualitas balap sepeda di Indonesia.

Kepastian kerja sama itu diawali dengan tanda tangan kerja sama antara penyelenggara Giro, RCS Sports, dan PB ISSI. PB ISSI diwakili Ketum Raja Sapta Oktohari. Sementara itu, RCS Sports diwakili General Manager Paolo Bellino.

Kerja sama tersebut berlangsung sebelum start etape ke-11 Giro d’Italia di Florence, Italia. Dalam MoU (nota kesepahaman) tersebut, kerja sama kedua pihak berlangsung dalam tempo tiga tahun ke depan. Rencananya, Tour de Indonesia berlangsung Januari 2018.

Namun, kepastian waktunya masih menunggu konfirmasi dari UCI. Okto menjelaskan, timnya mengambil langkah kerja sama dengan RCS Sports lantaran melihat kemiripan kultur antara Indonesia dan Italia. ”Karena itu, kami putuskan bekerja sama dengan mereka,” jelasnya.

Tour de Indonesia bakal naik kelas menjadi kategori 2.HC (Hors Categorie). Rencananya, RCS Sports juga membawa sembilan tim UCI World Tour yang turun di Tour de Indonesia.

Sebagai gambaran, Giro d’italia merupakan salah satu grand tour tersohor di ajang balap sepeda dunia. Tentu selain Tour de France dan La Vuelta de Espana. Salah satu catatan penting tentang penanganan RCS Sports sebagai operator Giro d’Italia disaksikan langsung oleh Okto. (nap/c16/ady)









Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia