Selasa, 30 May 2017
PEMENANG READERS CHOICE
Finance

Data Pajak Dibuka, Ini Kata Pengusaha

Kamis, 18 May 2017 15:54 | editor : Ilham Safutra

Ilustrasi

Ilustrasi (Pixabay.com)

JawaPos.com - Pengusaha mendukung kebijakan pemerintah yang akan menerapkan keterbukaan informasi terkait data nasabah bank untuk kepatuhan pajak.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani menuturkan, kebijakan keterbukaan informasi tersebut diprediksi tidak akan membuat adanya ketakutan dari nasabah bank.

"Untuk sebagian yang dalam tanda petik mereka punya pertimbangan-pertimbangan tertentu memang agak sedikit menggangu ya. Kan ada orang yang mau privacy-nya dijaga. Amit-amit semoga tidak ada hal-hal yang merugikan wajib pajak," ujarnya saat ditemui di JCC, Kamis (18/5).

Hariyadi optimis, kebijakan tersebut tidak akan menimbulkan dampak larinya dana-dana ke luar negeri. "Potensi-potensi seperti itu bisa saja. Tapi kalau menurut saya karena sudah ada pengampunan pajak, dampaknya akan lebih kecil," tambahnya.

Namun, tuturnya, kebijakan tersebut merupakan kebijakan yang semestinya didukung oleh semua pihak. Sebab dengan begitu dapat menjadikan kepatuhan wajib pajak untuk melaksanakan kewajibannya dalam membayar pajak dengan baik.

"Itu kan memang sudah disosialisasikan jauh-jauh hari bahwa akan ada keterbukaan informasi di 2018, karena itu program pengampunan pajak dilakukan sebelumnya. Sebetulnya itu bukan suatu hal yang tiba-tiba atau mengejutkan begitu. Maka dari itu waktu itu semua wajib pajak kita dorong ikut pengampunan pajak," urainya. (dee/JPK)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia