
Ilustrasi
JawaPos.com - Berbagai cara yang dilakukan para penyelundup untuk melancarkan aksinya. Sebelum mengirim Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke negeri jiran, pelakunya mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu dulu.
Alasannya biar enjoy dan tak takut bertemu orang selama di tengah laut. Namun aksinya dapat digagalkan oleh Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) IV Satgas Barelang 17. Sehingga speedboat yang digunakan pelaku untuk menyelundupkan TKI ilegal itu di Pangkalan TNI AL Tanjungbalai Karimun, Kepri.
Dari penangkapan pada Sabtu (13/5) itu tim gabungan mengamankan 14 orang TKI beserta A, 44 sebagai tekong dan B, 33 selaku ABK. Dari pengakuan A dan B, sebelum berangkat untuk menyelundupkan TKI tersebut, mereka mengakui mengkonsumsi narkoba jenis sabu terlebih dahulu.
Pengakuan tekong dan ABK itu kemudian diperkuat dari hasil tes urine yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) yang positif menggunakan sabu dan ekstasi.
"Mereka menggunakan sabu itu sebelum turun ke laut. Katanya, memakai barang itu supaya dalam keadaan senang dan berani untuk melakukan penyelundupan," ujar Danlantamal IV Tanjungpinang, Kolonel Laut (P) R Eko Suyatno seperti dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group), Rabu (17/5).
Dijelaskan Eko, kapal speed boat yang didukung dengan mesin 40 pk itu berangkat dari Pontian, Malaysia dengan tujuan Tanjung Sebatak Leho. Untuk mengelabui petugas, mereka berangkat pada malam hari dan para TKI yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia itu disembunyikan di bawah terpal hijau.
"Saat ini, satu orang tekong, satu orang ABK dan 14 orang TKI itu masih diamankan di Pangkalan TNI Angkatan Laut Tanjungbalai Karimun guna penyelidikan lebih lanjut," katanya.
Eko menambahkan, pihaknya telah memprediksi bahwa penyelundupan akan semakin sering terjadi pada saat menjelang masuknya bulan Ramadhan, khusunya penyelundupan TKI yang masuk ke Malaysia secara ilegal.
Setiap tahunnya, kegiatan penyelundupan TKI menjelang bulan ramadhan ini sering dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. "Sindikat sepertinya tidak pernah kehabisan akal dan hal ini terkadang menuai kecelakaan di laut akibat cuaca buruk ataupun kelebihan penumpang hingga menelan puluhan korban," katanya. (cr1/iil/JPG)

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
