Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 17 Mei 2017 | 19.03 WIB

Supaya Enjoy Kirim TKI Ilegal, Tekong Gunakan Barang Ini Dulu

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Berbagai cara yang dilakukan para penyelundup untuk melancarkan aksinya. Sebelum mengirim Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke negeri jiran, pelakunya mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu dulu.


Alasannya biar enjoy dan tak takut bertemu orang selama di tengah laut. Namun aksinya dapat digagalkan oleh Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) IV Satgas Barelang 17. Sehingga speedboat yang digunakan pelaku untuk menyelundupkan TKI ilegal itu di Pangkalan TNI AL Tanjungbalai Karimun, Kepri.


Dari penangkapan pada Sabtu (13/5) itu tim gabungan mengamankan 14 orang TKI beserta A, 44 sebagai tekong dan B, 33 selaku ABK. Dari pengakuan A dan B, sebelum berangkat untuk menyelundupkan TKI tersebut, mereka mengakui mengkonsumsi narkoba jenis sabu terlebih dahulu.


Pengakuan tekong dan ABK itu kemudian diperkuat dari hasil tes urine yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) yang positif menggunakan sabu dan ekstasi.


"Mereka menggunakan sabu itu sebelum turun ke laut. Katanya, memakai barang itu supaya dalam keadaan senang dan berani untuk melakukan penyelundupan," ujar Danlantamal IV Tanjungpinang, Kolonel Laut (P) R Eko Suyatno seperti dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group), Rabu (17/5).


Dijelaskan Eko, kapal speed boat yang didukung dengan mesin 40 pk itu berangkat dari Pontian, Malaysia dengan tujuan Tanjung Sebatak Leho. Untuk mengelabui petugas, mereka berangkat pada malam hari dan para TKI yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia itu disembunyikan di bawah terpal hijau.


"Saat ini, satu orang tekong, satu orang ABK dan 14 orang TKI itu masih diamankan di Pangkalan TNI Angkatan Laut Tanjungbalai Karimun guna penyelidikan lebih lanjut," katanya.


Eko menambahkan, pihaknya telah memprediksi bahwa penyelundupan akan semakin sering terjadi pada saat menjelang masuknya bulan Ramadhan, khusunya penyelundupan TKI yang masuk ke Malaysia secara ilegal.


Setiap tahunnya, kegiatan penyelundupan TKI menjelang bulan ramadhan ini sering dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. "Sindikat sepertinya tidak pernah kehabisan akal dan hal ini terkadang menuai kecelakaan di laut akibat cuaca buruk ataupun kelebihan penumpang hingga menelan puluhan korban," katanya. (cr1/iil/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore