Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 17 Mei 2017 | 14.34 WIB

Pulang Salat Subuh, 2 ABG Dibacok Sekelompok Remaja

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Aksi pembacokan menimpa dua ABG yaitu Muhamad Atariq (14) dan Madon (16) usai salat subuh, Minggu (14/5). Keduanya diduga korban salah sasaran. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut.

Informasi yang didapatkan INDOPOS (Jawa Pos Group), kedua korban dibacok saat hendak pulang usai salat subuh di Kampung Gunung, RT 02/09, Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat usai menunaikan salat subuh. Kedua korban melihat sekelompok pemuda berhamburan lari menuju Gang Betawi.

Penasaan, keduanya mendatangi lokasi tersebut. Seketika itu pula beberapa pemuda langsung menyerang keduanya dengan menggunakan celurit. Muhamad Atariq tumbang setelah celurit merobek dada, kepala, dan tangan kiri. Sedangkan Madon luka bacok di bagian punggung.

Melihat kedua remaja ini jatuh bersimbah darah warga lain yang baru saja salat subuh langsung menolong korban dan melarikannya ke RS IMC Jombang.

Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho mengaku sampai saat ini jajarannya masih memburu pelaku pembacokan. Polisi juga mengaku belum mendapati motif dari aksi peyerangan oleh sekelompok orang tidak di kenal di lokasi tersebut.

"Tidak ada saksi yang mengetahui ciri-ciri pelaku. Mudah-mudahan setelah ada keterangan dari korban para pelaku dapat segera kami tangkap,” katanya, kemarin (15/5).

Alexander mengaku, dari hasil olah TKP dan keterangan puluhan saksi, diduga keduanya jadi korban salah sasaran aksi tawuran dari dua kelompok pemuda di sekitaran Gang Betawi. Kebetulan kedua korban melintas yang menyebabkan salah satu kelompok menyerang keduanya dengan membacok dan kemudian melarikan diri.

”Untuk sementara motif yang kami dapati adanya aksi tawuran dari dua kelompok, dan satu kelompok berhasil dipukul mundur saat korban datang ke lokasi. Ini semua masih kami dalami lagi agar para pelakunya ditangkap,” jelasnya.

Tak sampai disana, untuk menguak kasus pembacokan kedua remaja ini, Alexander menyatakan, jajarannya telah mengumpulkan keterangan 18 orang saksi mata yang sempat melihat tragedi tersebut. Dari keterangan saksi itu semua mengarah adanya aksi tawuran sekelompok pemuda. (cok/yuz/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore