
Ilustrasi
JawaPos.com - Seorang oknum guru SMAN 1 Wonomulyo, Polman, Muhammad Tang harus berurusan dengan pihak Polda Sulawesi Barat. Dia diduga menjadi koordinator penipuan berkedok sebagai calo PNS (Pegawai Negeri Sipil)di wilayah Sulselbar.
Dilansir dari Fajar (Jawa Pos Group), tidak tanggung-tanggung jumlah korbannya mencapai 410 orang yang terdiri 187 orang di Sulbar dan 223 orang di Sulsel. Dia meninggalkan kediamannya sejak November 2015 lalu. Hingga akhirnya diciduk di Hotel Dariza Jaya, Pulogadung Jakarta, Jumat (12/5)lalu.
Dir Reskrimum Polda Sulbar, Kombespol Hery Wijayanto menceritakan, kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang merasa tertipu oleh pelaku. Dimana mereka telah menyerahkan uang Rp20 juta sampai Rp100 juta, namun hingga kini tidak terangkat menjadi ASN.
"Saya mengirimkan dua orang polisi untuk menangkap pelaku," kata Kombespol Hery Wijayanto, Senin, 15 Mei. Mantan Kabid Humas Polda Bali ini mengatakan jaringan komplotan ini telah beraksi sejak tahun 2013. Hasil penyidikan sementara, komplotan ini memiliki jaringan nasional dipimpin YL, yang masih borun.
Salah seorang korban, Jamaluddin menuturkan dia telah menyetorkan uang kepada pelaku sebesar Rp25 juta sebagai uang muka. Sisanya akan diserahkan setelah terangkat menjadi ASN. Namun karena tidak kunjung terangkat dia pergi merantau ke Kalimantan.
"Saya dulu guru honorer di SDN Sese. Kesalahan saya pada waktu penyerahan uang tersebut adalah tidak adanya penjanjian karena terlalu percaya pada orang tersebut," bebernya. Dia berharap kasus ini segera diungkap dan uangnya dikembalikan pelaku.
Kepala SMA Negeri 1 Wonomulyo, Abdul Kadir membenarkan tersangka MT adalah tenaga pengajar di sekolahnya. Namun tersangka telah meninggalkan tugasnya sebagai guru Ekonomi sejak November 2015 lalu. Pihaknya telah melaporkan kasus ini pada Dinas Pendidikan Polman, sehingga gajinya dibekukan.
"Dia masih terdaftar sebagai PNS, namun dibekukan, itu yang saya tahu. Tapi itu waktu SMA masih di tangan kabupaten, sekarang sudah jadi kewenagan Provinsi, jadi belum ada informasi terbaru saya dapat," ucapnya. (fjr/sad/JPG)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
