Minggu, 23 Jul 2017
Teknologi

Diserang Virus WannaCry, Universitas Negeri Jember Bertindak Cepat

Selasa, 16 May 2017 12:56 | editor : Mochamad Nur

Ilustrasi

Ilustrasi (Pixabay.com)

JawaPos.com - Satu lagi pelayanan publik terganggu akibat serangan teroris siber virus Ransomware "Wannacry". Universitas Negeri Jember (Unej) yang kini menjadi korbannya. Virus ini menyerang sistem di perpustakaan Unej pada Senin (14/5).

Akibatnya,  para mahasiswa tak bisa mengakses fasilitas perpustakaan untuk meminjam buku.  Saat itu, untuk sementara mahasiswa hanya bisa membaca di tempat saja. 

Saat dikonfirmasi, pihak kampus membenarkan kejadian tersebut. Namun kini semuanya sudah ditangani dengan cepat dan kembali normal.

"Sudah bisa diatasi, dan iya sudah (kembali normal)," kata Humas Unej Agung Purwanto kepada JawaPos.com, Selasa (16/5).

Agung menegaskan yang diserang hanya perpustakaan saja. Sedangkan sistem server kampus secara keseluruhan aman.  "Untuk universitas Unej keseluruhan server besar, pakai Linux jadi enggak pengaruh," jelasnya.

Padahal sebelumnya pihak perpustakaan mengumumkam layanan transaksi di perpustakaan itu tidak dapat diproses hingga 17 Mei 2017. 

Namun kini pihak kampus mengklaim semua sudah kembali normal. Meskipun tak dijelaskan secara rinci bagaimana cara menangani sistem tersebut apakah dengan membayar uang tebusan atau mengikhlaskan data. 

Selain backup data, sistem Linux memang paling tepat mencegah virus ini. Saat ini masih banyak software sistem operasi Windows yang bersifat bajakan, termasuk di perkantoran. Sehingga saran yang tepat saat ini untuk mulai menggunakan Linux. (cr1/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia