
Ilustrasi
JawaPos.com - Virus komputer jenis ransomware bernama Wanna Decryptor atau Wanna Cry membuat heboh seluruh rumah sakit. Virus ini menyerang RS dengan merusak sistem data dan mengganggu pelayanan. Salah satu RS yang sempat terserang virus ini adalah RS Dharmais.
Disebut sebelumnya, RS Harapan Kita juga sempat diserang. Namun pihak RS Harapan Kita membantah hal itu. Virus itu tidak menyerang sistem data RS Harapan Kita.
"RS Dharmais ya, RS Harapan Kita enggak, Alhamdulillah," tegas Direktur Penunjang RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita dr. Lia G. Partakusuma, SpPK, kepada JawaPos.com, Minggu (14/5).
Lia menegaskan berbagai upaya dilakukan untuk pencegahan serangan virus ini. Pihaknya juga menjalankan imbauan dari PERSI bagaimana cara mencegah serangan virus ini. Caranya, bagi RS yang menggunakan Windows untuk sistem komputer RS, agar melakukan pencegahan terinfeksi malware wannacry.
Kemudian bagi RS yang terinfeksi malware wannacry agar memutuskan sambungan internet dari komputer yang terinfeksi akan menghentikan penyebaran wannacry ke komputer lain yang vulnerable.
"Kami berupaya melakukan berbagai pencegahan. Virus ini merugikan pasien," tegas Lia.
Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) meminta rumah sakit anggotanya untuk meningkatkan keamanan komputer rumah sakit. Dikabarkan virus Wanna Decryptor atau wannacry telah melanda hampir 100 negara di seluruh dunia.
Bahkan jaringan National Health Service (NHS) di Inggris telah terkena serangan ransomware ini hingga data pasien terenkripsi pada sistem komputer rumah sakit.
Di Indonesia, virus Wannacry telah menyerang RS Kanker Dharmais Jakarta, Jumat (13/5). Berdasarkan informasi yang langsung diterima Persi dari RSK Dharmais, serangan virus tidak merusak data pasien. Tim SIRS telah melakukan pencegahan dan tindakan sehingga serangan virus tidak merusak database pasien dan sistem lain.
Sementara itu berdasarkan komunikasi yang dilakukan Persi, RS Anak Bunda Harapan Kita dan RS Jantung Harapan Kita tidak termasuk RS yang terkena malware Wannacry. Sempat tersiar kabar, kedua rumah sakit tersebut terganggu pelayanan akibat virus itu. (cr1/JPG)

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Analisis Prediksi Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kans Besar Three Lions Lolos ke Semifinal!
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: Tembok Tebal La Roja Bakal Sulitkan Setan Merah!
Rekor 12 Pertemuan Norwegia vs Inggris: Three Lions Superior, Mampukah Erling Haaland Cs Mematahkan Dominasi?
Sepak Bola Indonesia Berduka, Tokoh Suporter Persebaya Surabaya Andie Peci Meninggal Dunia
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
