
Ilustrasi
JawaPos.com - Kaum hawa pada mulanya tidak akan mengetahui dirinya mengidap penyakit kanker mematikan nomor satu yaitu kanker serviks. Karena gejala khas di tahap awal tak akan dikenali. Kanker serviks baru akan dirasakan dalam proses beberapa tahun kemudian akibat proses yang panjang.
Kanker serviks rata-rata dialami wanita yang sudah pernah berhubungan seksual atau berganti-ganti pasangan. Wanita yang berhubungan seksual di usia terlalu muda juga sangat berisiko. Kanker ini bisa juga disebabkan oleh seseorang yang menikah dengan suami yang tidak dikhitan.
"Kanker serviks prosesnya hingga menjadi kanker mematikan berkisar 3 tahun hingga 17 tahun. Itulah mengapa kanker serviks cenderung tidak diketahui keberadaannya karena cenderung tidak bergejala," tegas Founder and Chief Exevutive Officer, Internis and Vaccinologist In Harmony Clinic Dr. Kristoforus HD, SpPD, dalam keterangan tertulis, Selasa (8/5).
Untuk mencegah kanker serviks, cara terbaik adalah dengan menjaga perilaku seks secara sehat serta aktif memeriksakan diri. Di samping itu penting melakukan vaksinasi antikanker serviks.
Menurut Kristoforus, kanker serviks di Indonesia telah menyumbang kematian yang cukup besar bagi para wanita di tanah air. Dari data rRiset Kesehatan Dasar Kementrian Kesehatan, 58 wanita tiap tahun rata-rata terkena kanker serviks dan 26 wanita di antaranya meninggal dunia.
Pemerintah telah mulai melakukan penanggulangan kanker serviks melalui vaksinasi pada anak-anak perempuan usia Sekolah Dasar (SD) di beberapa wilayah di tanah air. Menurutnya, Klinik In Harmony, hadir untuk memberikan pencegahan kepada wanita di tanah air sejak dini.
"Melalui pemberian vaksin, pencegahan sejak dini memberikan keuntungan antara lain, lebih baik mencegah, lebih hemat dan kita tidak tahu kapan penyakit itu datang," tegasnya. (cr1/JPG)

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
