
SIMBOLIS: Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo akan menyematkan topi baret kepada Rio Dewanto sebagai penanda dimulainya syuting Pasukan Garuda: I Leave My Heart in Lebanon
JawaPos.com - Aktor Rio Dewanto pun pernah menjalani peran sebagai anggota pasukan khusus Garuda, Kapten Satria, dalam film Pasukan Garuda: I Leave My Heart in Lebanon. Film ini juga diproduksi TeBe Silalahi Pictures. Proses syuting dilakukan pada akhir 2016. Pada Juli 2016, Rio ikut pelatihan militer di Batalyon Infanteri 328 Cilodong. "Sebagai persiapan, saya sering joging dan olahraga ringan secara rutin aja sih," katanya.
Namun, saat tiba di lokasi pelatihan, Rio dihadapkan dengan latihan yang jauh lebih berat. Sejak turun dari truk, fisik sudah mulai ditempa. "Kami disuruh jalan jongkok alias squat sampai ke tempat kumpul sambil diteriakin dan dibentak-bentak," kata Rio mengenang. Alhasil, selain fisik, mental pun benar-benar di-push saat boot camp militer.
Latihan fisik lain pun sudah menunggu Rio. Setiap hari dia harus berlari sepanjang 7 hingga 10 kilometer sebanyak 3 kali. Dengan demikian, total sehari bisa 30 km. Tidak mengenakan workout gear, tapi dengan seragam militer dan atributnya yang berat.
"Kami pakai helm 3 kg dan bawa senjata beratnya 7 kg," kata Rio. Bukannya mengenakan running shoes, Rio dan rekan-rekannya mengenakan army boots seberat 0,5 kg. Jadi, total beban yang dibawa mereka selama berlari adalah 10,5 kg.
Pull-up, sit-up, dan push-up menjadi salah satu latihan fisik. Biasanya, di rumah Rio melakukan ketiganya secara bertahap dengan istirahat di sela-sela. "Tapi, waktu di boot camp militer, semuanya harus dilakukan kontinu dengan jumlah minimal 100 kali. Saya sempat kewalahan dan nggak sanggup 100 kali," ujar Rio, lantas tertawa.
Selain itu, selama empat hari, Rio dilatih bela diri yang menuntutnya agar lebih tangkas, lincah, dan kuat. Refleksnya harus bagus demi menghindari serangan. Rio juga belajar komunikasi ala tentara. Misalnya, komunikasi dalam bahasa sandi dan kode, menyampaikan laporan dengan suara tegas, serta telekomunikasi dengan handie-talkie.
Perlakuan yang diterima Rio selama latihan pun tidak istimewa. Jika salah, dia akan dibentak dan ditegur dengan keras walau selebriti. Suami Atiqah Hasiholan itu juga harus terbiasa untuk bergerak sigap. "Misalnya, pas lagi tidur tiba-tiba ada sirene. Maka, kami semua harus segera berbaris di luar barak," katanya. (nor/len/c10/owi)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022