Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Mei 2017 | 23.36 WIB

Hai Para Spekulan Sembako! Baca Nih Peringatan Satgas Pangan

Ketua KPPU Syarkawi Rauf - Image

Ketua KPPU Syarkawi Rauf

JawaPos.com - Pemerintah membentuk Satuan Tugas Pangan yang dikomando oleh Mabes Polri untuk mengawasi distribusi bahan pokok dari pusat ke sejumlah pasar di seluruh Indonesia. Pembentukan satuan tugas ini untuk memastikan agar bahan pokok di pasaran tetap stabil, khususnya dalam menghadapi puasa dan lebaran 2017.


Satuan tugas terdiri dari institusi Polri, Kementerian Pertanian, Kementerian Pedagangan, Kementerian Dalam Negeri dan Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU).


Ketua KPPU Syarkawi Rauf seusai mengikuti rapat mengingatkan masalah tidak stabilnya harga pangan karena  adanya spekulan yang bermain dengan melakukan monopoli harga pada saat rantai distribusi berjalan. Tugas Satgas Pangan ini  menindak para spekulan  sehingga menimbulkan efek jera.


"Kami nanti bersama Satgas Pangan yang dipimpin  kepolisian akan  melakukan pemantauan dari sisi rantai distribusi. Jadi kalau di titik-titik distribusi ada yang coba-coba melakukan tindakan anti persaingan, kami bersama Polri akan melakukan tindakan setegas-tegasnya," ucap Syarkawi  di Mabes Polri, Rabu (3/5)


Menurut dia, Satgas Pangan ini sejalan dengan permintaan dari Presiden Joko Widodo yang ingin harga stabil hingga lebaran usai tetap stabil dan  tidak memberatkan rakyat. "Sesuai arahan Bapak Presiden, kami ingin supaya harga relatif stabil selama lebaran dan menjelang idul fitri," katanya.


Di kesempatan yang sama Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto mengatakan tindakan spekulan selama ini telah  mengakibatkan disparitas harga yang tajam hingga mencapai 300 persen. Satgas Pangan akan memantau rantai distribusi ini di semua aman hingga ke titik rawan.


"Jangan sampai mereka menaikkan harga berkali-kali lipat. Ini kan merugikan konsumen pada akhirnya. Tim ini yang akan bekerja. Mudah-mudahan dalam menghadapi bulan puasa dan lebaran, harga tidak bergejolak terlalu tinggi akibat faktor supply and demand yang tidak terkontrol," papar dia. (elf/JPG)

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore