
Ega saat dirawat di RSUD Sekadau usai disambar petir saat berada di warungnya di Dusun Sulang Betung, Desa Sungai Sambang, Senin (1/5) malam.
JawaPos.com - Sambaran petir mengenai Ega, 23, warga Desa Merapi, Sekadau Hilir, Senin (1/5) pukul 20.00. Dia pun nyaris tewas di warung sate miliknya di Dusun Sulang Betung, Desa Sungai Sambang, Sekadau Hulu.
Beruntung, petir tidak langsung menghatam tubuh Ega, melainkan terlebih dahulu menyambar atap dan tiang warungnya. Meski terkena percikan, namun petir membuatnya langsung terkapar tak sadarkan diri. Baju wanita itu sobek dan hangus. Ega menderita luka bakar cukup serius di lengan tangan kanan dan bagian bawah tubuhnya.
“Ada tiga kali petir. Pertama pelan, kedua keras dan ketiga pelan lagi,” kata Akop kepada Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group) di RSUD Sekadau, Senin tengah malam.
Akop adalah warga Desa Merapi. Saat itu dia berada tak jauh dari lokasi kejadian. Pria ini mengaku mendengar teriakan Ega. Setelah dilihat, ternyata korban sudah terkapar. “Mungkin terkena petir yang kedua. Tiang warung juga hancur dan atapnya juga rusak,” ungkap Akop.
Takut terjadi apa-apa, warga langsung membawa Ega ke RSUD Sekadau. Setelah siuman, Ega dirujuk ke RSUD dr. Soedarso Pontianak malam itu juga. “Waktu kejadian, cuaca memang kurang bagus. Mau turun hujan. Tapi petirnya tiba-tiba saja datang,” tambah Akop.
Ega diketahui bersama kakaknya, Ema, 29 membuka warung makan dan minum di Sulang Betung. Saat itu, ada turnamen sepakbola antarkampung di Sulang Betung.
“Waktu itu, adik saya di depan sedang melayani orang belanja. Kebetulan waktu itu ramai yang makan sate di warung,” kata Ema, kakak korban.
Ema mengaku sedang berada di kamar meniduri anaknya. “Tiba-tiba saja ada petir,” ulas Ema.
Menurut Ema, selain adiknya, ada satu warga lain juga terkena sambaran. Tapi tidak mengalami luka parah. “Hanya kesemutan di tangan. Waktu kejadian, warga itu sedang mau pulang. Sudah ada di atas motor,” kenang Ema.
Pantauan Rakyat Kalbar di RSUD Sekadau, Ega mulai siuman setelah menjalani perawatan sekitar dua jam. Sejumlah keluarga besarnya tampak mendampingi. “Sakit,” kata Ega kepada keluarganya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD dan PK) Sekadau, Ir. Akhmad Suryadi, MT memang sudah memperingatkan warga akan adanya cuaca buruk. “Curah hujan tinggi dan disertai petir,” kata Akhmad.
Akhmad mengimbau agar warga waspada dengan ancaman petir. “Kalau cuaca buruk, sebaiknya tidak berada di luar rumah. Jika terjadi petir, juga jangan berlindung di bawah pohon,” jelas Akhmad. (Abdu Syukri/Hamka Saptono/fab/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
