Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Mei 2017 | 16.05 WIB

Kisah Pasutri Tewas Gosong Sambil Pelukan di Sawah, Penyebabnya…

ILUSTRASI - Image

ILUSTRASI

JawaPos.com - Hujan Deras yang mengguyur Temanggung, Jawa Tengah Minggu (30/4) lalu, kembali menyebabkan bencana banjir dan longsor. Bahkan petir pun terus menyambar-nyambar. Sepasang suami istri (pasutri) Budiyono, 42 dan Rahayuningsih, 35 warga Dusun Krajan, Desa Karanggedong, Kecamatan Ngadirejo, tewas karena tersambar petir. 


Keduanya ditemukan gosongdalam posisi berpelukan saat berteduh di gubug persawahan Dusun Setotogan, Desa Karanggedong.


Murdiyono, salah seorang kerabat korban menuturkan, kecurigaan pihak keluarga bermula ketika menjelang maghrib pasutri tersebut belum pulang ke rumah. 


Biasanya mereka pulang dari sawah sekitar pukul 17.00. “Setelah dicari, keduanya ditemukan di sebuah gubug tak jauh dari sawah milik mereka,” kata Murdiyono. 


Saat ditemukam, tubuh mereka begitu mengenaskan. Gosong dan berpelukan. Diduga kuat mereka tersambar petir


Mendapati keduanya sudah tak bernyawa, warga langsung membawanya ke RSK Ngesti Waluyo Parakan. Setelah divisum dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, Budiyono dan Rahayuningsih langsung dibawa ke rumah duka. 


Keduanya meninggalkan dua anak yang masih duduk di bangku sekolah. “Mereka akan dikebumikan di pemakaman umum desa,” kata Murdiyono.  (san/ton)





Editor: Thomas Kukuh
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore