
Aksi panggung Duo Serigala yang disoal warga
JawaPos.com – PT Telkomsel Area Ternate akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas aksi panggung Duo Serigala dalam gelaran Hari Ulang Tahun (HUT) Telkomsel ke-22, Senin (1/4) lalu.
Permintaan maaf tersebut menyusul maraknya protes masyarakat Maluku Utara terhadap penampilan grup dangdut itu. Saat tampil dalam event provider pelat merah itu, performance duet Ovi Sovianti dan Lulu Zen dinilai terlalu seronok dan tak sesuai budaya ketimuran.
Dalam konferensi pers di pendopo kedaton Kesultanan Ternate, Selasa (2/4), Manager Network Service Telkomsel Cabang Manado (membawahi area Ternate) Hasan Lau menyampaikan permohonan maaf atas penampilan Duo Serigala yang diundang pihaknya.
Seperti dilansir dari Malut Post (Jawa Pos Group), di hadapan awak media dan perangkat adat Kesultanan Ternate, Hasan menyatakan permohonan maaf tersebut ditujukan kepada masyarakat Malut, pihak Kesultanan, dan Pemerintah Kota Ternate.
”Kami manajemen Telkomsel selaku penyelenggara acara memohon maaf sebesar-besarnya, setulus-tulusnya, kepada pihak Kesultanan, Pemerintah Kota dan juga kepada seluruh masyarakat adat kesultanan Ternate,” kata Hasan.
Ia berjanji, untuk gelaran event ke depan, Telkomsel tak akan lagi menghadirkan artis semacam Duo Serigala. Menurutnya, hujatan publik atas event kemarin menjadi masukan yang amat berarti untuk Telkomsel.
”Kepada pelanggan Telkomsel, kami menyampaikan terima kasih atas loyalitasnya. Kami tetap berkomitmen untuk mewujudkan telekomunikasi yang handal di seluruh pelosok Malut,” ucapnya.
Sementara Jogugu (Perdana Menteri, Red) Kesultanan Ternate Mahmud Zulkiram pada kesempatan itu menambahkan, pihak Kesultanan sebelumnya amat kecewa dengan pertunjukan Duo Serigala di depan kedaton Kesultanan Ternate. Baginya, penampilan duet tersebut telah melukai perasaan masyarakat Kota Ternate.
”Apalagi kita sendiri tahu, bahwa dua artis ini walaupun belum pernah tampil di Ternate, tetapi track record-nya kita tahu. Mereka ini menjadi artis bukan karena suaranya, tapi karena goyangan erotisnya dan sesuatu yang dipertontonkan itu yang membuat mereka menjadi terkenal. Bukan karena kualitasnya,” kecamnya.
Zulkiram menegaskan, yang menjadi persoalan adalah mengapa penyanyi seperti itu ditampilkan di depan kedaton Kesultanan Ternate. Padahal dari dulu masyarakat Ternate menghargai muruah Kesultanan sebagai kerajaan Islam.
”Negeri ini adalah negeri para Kolano, para Sultan, yang menjunjung tinggi adat se atorang, artinya adat dan budaya kita itu bersendikan pada ajaran agama, dan ajaran agama itu bersendikan dari kitabullah dan Sunnah Rasul, yaitu Allah SWT dan Rasulullah SAW. Saya kira apa yang terjadi kemarin adalah reaksi spontanitas dari masyarakat,” katanya.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Ternate Samin Marsaoly menegaskan pihaknya tidak mendapatkan surat atau pemberitahuan kegiatan oleh PT Telkomsel. “Saya sebagai Kepala Dinas Pariwisata tidak pernah mendapatkan surat atau pemberitahuan dari pihak penyelenggara kegiatan,” akunya.
Samin pun mewanti-wanti Telkomsel dan instansi lainnya agar penyelenggaraan event berikutnya wajib mengantongi surat izin dari Dispar. “Ke depan kami harap kalau ada kegiatan serupa, harus beritahukan kepada kami sebagai Pemerintah,” tegasnya.(tr-05/mg-04/kai/sad/JPG)

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
