Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Mei 2017 | 06.28 WIB

Senyum dari Maluku Utara, Risna La Dampe Ingin Jadi Guru

Risna La Dampe dengan penghargaan yang diterimanya - Image

Risna La Dampe dengan penghargaan yang diterimanya

JawaPos.com - Semangatnya wajib dicontoh para siswa di kota besar. Dengan keterbatasan akses menuju sekolah, remaja perempuan asal Maluku Utara ini tak pernah mengenal lelah. Namanya Risna La Dampe, siswi SMPN 1 Lede, Maluku Utara. Pelajar berparas manis ini tinggal di wilayah pulau 3T (terluar, terpencil, terjauh).

Remaja kelahiran Lede, 16 Maret 2003 ini tersenyum lebar saat memperoleh hadiah satu unit laptop dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy saat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Risna semakin semangat bersekolah karena usahanya selama ini tak sia-sia. Impiannya menjadi guru pun tak ragu lagi digapainya.

Sehari-hari, Risna harus menempuh jarak yang cukup jauh yakni selama satu jam perjalanan untuk berangkat ke sekolah dari rumahnya. Semangat bangun pagi untuk bertemu teman-teman di sekolah selalu memacunya lebih rajin lagi.

"Saya jalan kaki ke sekolah. Berangkat jam 06.00 sampai di sekolah jam 07.00. Cukup jauh," kata remaja yang hobi menyanyi ini di Gedung Kemendikbud, Jakarta (2/5).

Risna bercerita pengalaman yang harus dia tempuh selama perjalanan menuju sekolah. Kendaraan masih jarang dan akses jalan yang kurang baik tak meruntuhkan semangatnya pergi ke sekolah. Risna tak pernah malas atau membolos pergi ke sekolah.

"Meski sudah agak bagus jalanannya tetapi kalau hujan pasti becek, dan kalau musim kemarau pasti gersang panas dan berdebu," tuturnya.

Sarana dan prasarana di sekolahnya juga tak sebagus fasilitas sekolah di kota besar tentunya. Meja dan kursi di sekolahnya hanya terbuat dari kayu sederhana. Untungnya papan tulis di sekolah Risna sudah menggunakan papan whiteboard dan spidol.

"Guru-guru selama ini selalu memberikan semangat pada kami. Banyak juga teman yang rumahnya jauh dari sekolah," ungkap Risna.

Risna sangat ingin menjadi guru. Dia terus belajar rajin untuk menggapai cita-citanya. Menurutnya, guru adalah pekerjaan yang mulia sehinga bisa menghasilkan anak didik yang terbaik.

"Saya bercita-cita ingin jadi guru, karena guru itu hebat bisa mendidik, disiplin, dan berjasa," kata siswa yang sering meraih juara akademik ini.

Rupanya Risna diberi apresiasi oleh Kemendikbud karena prestasi akademiknya dan bakat menyanyinya. Betul jika ada anggapan, orang Maluku bersuara emas. Bakat itu juga dimiliki Risna.

"Sering juara 1 menyanyi di depan umum. Karena itu saya mendapatkan hadiah dari Kemendikbud. Tapi saya tak ingin jadi penyanyi, melainkan ingin tetap jadi guru," katanya sambil tersenyum. (cr1/JPG)

Editor: Muhammad Syadri
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore