
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat bercengkrama dengan anak-anak yang sedang bersekolah.
JawaPos.com - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas punya pesan khusus yang disampaikan di Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Orang nomor satu di pemerintahan Banyuwangi itu berpesan kepada para pelajar di manapun berada untuk bijak menggunakan layanan teknologi informasi berbasis internet. Terutama lebih selektif dalam memilih dan menyebar informasi.
"Saat ini, hampir semua pelajar dapat mengakses informasi melalui internet. Ada jutaan informasi di dalamnya yang bisa diakses, dan tidak semuanya baik, tidak semuanya benar, sehingga harus lebih selektif," kata Bupati Anas saat upacara peringatan Hardiknas di Taman Blambangan Banyuwangi, Selasa (2/5).
Menurutnya, jutaan informasi yang beredar di dunia maya harus disaring oleh para pelajar. “Pelajar harus bisa menyaring mana informasi yang harus dibaca, mana yang perlu di-share untuk menyebar inspirasi dan mana informasi yang tidak perlu disebarkan karena tidak benar," tuturnya.
Bupati berusia 43 tahun itu mengaku sangat ngeri melihat seliweran informasi yang belum bisa dijamin kebenarannya di internet. Apalagi di media sosial.
Banyak di antara informasi itu bernada provokatif, dan cukup banyak kaum muda yang terlibat dalam dinamika tersebut. "Banyak sekali ujaran kebencian. Dan kita tidak tahu mana yang benar. Hoax di mana-mana. Berita-berita di media diedit, di-crop lalu diganti judulnya. Elite-elite yang berbeda pilihan politik, dan itu wajar dan biasa, tapi anak-anak muda please jangan sampai terseret ke yang negatif. Belajar politiknya tidak apa-apa, tapi jangan ikut-ikutan saling menghajar dan caci-makinya," papar dia.
Anas khawatir "perang" hoax itu pada akhirnya membawa pelajar malah larut dalam saling perang komentar. Padahal, fungsi utama internet bagi pelajar adalah menunjang pengembangan keilmuan dan keterampilannya.
"Justru yang prioritas seperti mencari ilmu pengetahuan tersingkirkan diganti ribut saling caci di internet. Kita tidak mungkin menghalangi internet, justru kami di Banyuwangi menggenjot penggunaan internet. Tapi internet ini bisa memercikkan perseteruan, dan itu harus dihindari," papar dia.
Untuk menyeleksi informasi yang berseliweran, Anas menginstruksikan kepada para guru untuk memberi edukasi ke para pelajar. Pemkab Banyuwangi juga telah menggandeng sejumlah pihak, seperti operator telekomunikasi, untuk mengedukasi tentang pemanfaatan internet secara baik.
Anas juga meminta kepada orang tua agar selalu mendampingi anak dalam berselancar di internet. Kalau pun tidak mendampingi secara fisik, ada dialog dengan anak terkait pemanfaatan internet. (mas/jpg)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
