Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Mei 2017 | 01.40 WIB

Wanita Cantik Berjilbab Culik Bocah 4 Tahun, Ternyata...

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com – Isu penculikan masih menghantui warga Buktinya, Nur Saidah (27) kemarin hampir jadi sasaran amuk massa.  Perempuan cantik berhijab itu dituduh sebagai hendak menculik RZ (4) di Kampung Pintu Air, Kelurahan Harapan Mulya, Bekasi Utara.

Kejadian itu bermula saat RZ diajak ngobrol dan dibawa jalan-jalan oleh Nur Saidah. Warga setempat, Rahmat (38) menceritakan, warga curiga lantaran Nur bukanlah orangtua RZ. Sebab, warga mengenal RZ anak pasangan Hendrik dan Sri. Kecurigaan warga bertambah karena saat ditanya, Nur mengakuk orangtuanya.

“Awalnya, ada warga lihat pelaku sedang dekati korban yang sedang main di pinggir kali sendirian. Dan tak lama, warga atas nama Zainudin pun melihat lagi pelaku mau membawa korban pergi,” katanya.

Warga pun mulai curiga dan langsung mengejar wanita yang telah bersama RZ. “Zainudin curiga korban yang kebetulan dikenalnya itu mau dibawa pelaku makanya, dia nguber pelaku,” tambahnya.

Rahmat menceritakan, Zainudin pun menghentikan perempuan itu dan langsung menanyakan maksud dan tujuannya membawa RZ. Karena tahu bukan anak perempuan itu, warga membawa wanita dan anak empat tahun itu ke rumah RZ. Wanita pun tidak bisa lagi mengelak, warga yang kesal pun sempat memukulnya.

Pihak kepolisian yang datang, langsung mengamankan wanita itu agar tidak menjadi bulan–bulanan warga. Wanita tanpa identitas itu langsung dibawa ke Polsek setempat.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Medansatria, AKP Aba Wahid Key mengungkapkan, pihaknya melakukan pendalaman dugaan kasus penculikan itu. Alhasil, wanita yang hendak membawa RZ diduga mengidap gangguan jiwa.

“Diduga pelaku alami gangguan jiwa. Itu kami peroleh dari sejumlah dokumen serta berkas hasil pemeriksaan dan resep dokter yang dibawa oleh suaminya ke kantor setelah sebelumnya kami hubungi melalui handphone milik diduga pelaku penculikan,” jelasnya.

Dia memaparkan, bukti yang diperoleh pihak kepolisian dari suaminya antara lain KTP diduga pelaku, kartu BPJS, surat hasil medis dari psikiater, surat rujukan diduga pelaku yang memang merupakan seorang pasien gangguan jiwa.

“Dari berkas yang kami peroleh ini memang kami meyakini, jika wanita muda yang diduga pelaku penculikan benar seorang pasien gangguan jiwa dan memang, harus dirujuk ke rumah sakit jiwa. Tapi, untuk lebih memastikannya sampai saat ini kami masih terus lakukan penyelidikan dan pendalaman kasusnya,” paparnya. (neo/pj/yuz/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore