
Para siswa SMPN 4 Narmada Lombok Barat saat latihan menggunakan komputer untuk mengikuti UNBK.
JawaPos.com - Mulai hari ini, Selasa (2/5) siswa SMP dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) selama tiga hari ke depan mengikuti ujian nasional (UN). UN itu dilaksanakan ada berbasikan komputer atau UNBK) atau UN kertas pensil (UNPK).
Dengan adanya UNBK, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Medan Hasan Basri meminta pihak PLN tidak memadamkan listrik saat UN berlangsung. Sebab, ketika berlangsungnya UN ada sekolah yang menyelenggarkan UNBK.
Begitu juga bagi pengguna jalan raya, dapat memberikan ruang bagi anak-anak SMP/MTs saat hari H nanti. Tujuannya, agar mereka tidak terlambat tiba di lokasi ujian. "Bagi pihak sekolah yang mengikuti UNBK, agar dipelajari teknisnya agar tidak gagal pemahaman. Bukan gagal pemahaman ilmunya tetapi gagal pemahaman teknisnya," terangnya seperti dilansir Sumut Pos (Jawa Pos Group), Selasa (2/5).
Berdasar data Dinas Pendidikan (Disdik) Sumut, jumlah SMP/MTS negeri maupun swasta yang mengikuti pelaksanaan UN tahun 2017 mencapai 3.630 sekolah dengan rincian 2.559 SMP & 1.071 MTs. Sedangkan jumlah peserta UN sebanyak 270.801 siswa, 208.759 siswa SMP dan 62.042 siswa MTs.
Dari 3.630 SMP/MTs yang mengikuti UN tahun ini, masih didominasi UNKP sebanyak 87,2 persen atau 3.164 sekolah (2.167 SMP & 997 MTs). Sedangkan UNBK hanya 12,8 persen atau 466 sekolah (392 SMP & 74 MTs).
Kepala Disdik Sumut Arsyad Lubis menambakan, tahun ini masih banyak sekolah yang menyelenggarakan UN secara manual atau UNPK.
"Tetapi secara keseluruhan jumlah sekolah yang UNBK meningkat signifikan. Untuk SMP/MTs yang mengikuti UNBK tahun ini, jumlahnya lebih meningkat dibanding tahun 2016," ujar Arsyad baru-baru ini.
Padahal, pihaknya telah mendorong sekolah untuk melaksanakan UN secara online. Bahkan, menjalin kerja sama dengan 9 perguruan tinggi negeri dan swasta di Sumut sebagai tempat penyelenggara UNBK.
Sementara untuk kelancaran UNBK, Arsyad berharap PLN dapat bekerjasama dengan baik dengan tidak memadamkan jaringan listrik. "Kita berharap agar PLN mendukung pelaksanaan UN. Kita juga sudah menyampaikan pesan Disdik kabupaten/kota untuk menyurati PLN, dan meminta agar tidak ada pemadaman listrik saat UN berlangsung. Sebab, UNBK sangat tergantung pada kelistrikan," tandasnya. (ris/ila/iil/JPG)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
